Tren Baru, Pertumbuhan Produksi Perikanan Indonesia Ditopang Ikan Budidaya

Nofilawati Anisa • Dipublikasikan Kamis, 3 Juli 2025 | 12:51 WIB
TEBAR PAKAN: Selain kaya dengan hasil laut, ikan budi daya Indonesia juga diminati di pasar ekspor.
TEBAR PAKAN: Selain kaya dengan hasil laut, ikan budi daya Indonesia juga diminati di pasar ekspor.

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan produksi perikanan pada triwulan I/2025 tumbuh 2,0 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Produksi perikanan berdasarkan angka sementara, hingga 30 Maret 2025 mencapai 5,58 juta ton. Jika dilihat secara mendalam pada triwulan I/2025, tumbuh sebesar 2,0 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024,” kata Menteri Trenggono dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu (2/7/2025).

Ia mengatakan, tren positif ini ditopang oleh produksi ikan budidaya sebesar 3,0 persen.

Diikuti produksi rumput laut sebesar 2,2 persen, dan produksi perikanan tangkap yang tumbuh sebesar 0,7 persen.

Lebih lanjut, Trenggono mengatakan, rata-rata nilai tukar nelayan (NTN) pada bulan Mei 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 1,8 persen dibandingkan pada bulan Mei 2024.

Sementara, rata-rata nilai tukar pembudi daya ikan (NTPi) bulan Mei 2025 juga mengalami pertumbuhan, yaitu sebesar 1,4 persen jika dibandingkan pada bulan periode yang sama pada tahun 2024.

“Keduanya menunjukkan pertumbuhan dibandingkan dengan bulan Mei tahun sebelumnya,” kata dia.

Menteri Trenggono mengatakan, tren positif juga ditunjukkan dari kinerja ekspor produk kelautan dan perikanan.

Nilai ekspor produk perikanan pada triwulan I/2025 tumbuh sebesar 6,5 persen dibandingkan dengan triwulan I/2024.

“Volume ekspor produk perikanan pada triwulan I tahun 2025 juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,3 persen dibandingkan triwulan I tahun lalu,” ujar Trenggono.

Terakhir, perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) KKP sampai dengan Juni tahun 2025 juga mengalami peningkatan sebesar 13 persen dibandingkan dengan perolehan sampai dengan Juni tahun 2024.

Pada Juni 2024, perolehan PNBP KKP adalah senilai Rp 861,76 miliar, sementara pada Juni tahun ini adalah sebesar Rp 975,74 miliar. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
produksi ikan budi daya sakti wahyu trenggono perikanan tangkap ekspor rumput laut perikanan menteri kkp