Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Lamongan Jadi Lokasi Industri Pengolahan Pakan Ternak Terbesar se-Asia Tenggara, Begini Tanggapan Plt Gubernur Jawa Timur Emil E. Dardak

Mus Purmadani • Senin, 9 Juni 2025 | 15:05 WIB

BAHAGIA: Plt Gubernur Jatim Emil Dardak menyebut jika pembangunan pabrik pakan terbak di Lamongan merupakan buah dari sinergi lintas sektor yang sudah dirintis dalam beberapa tahun terakhir.
BAHAGIA: Plt Gubernur Jatim Emil Dardak menyebut jika pembangunan pabrik pakan terbak di Lamongan merupakan buah dari sinergi lintas sektor yang sudah dirintis dalam beberapa tahun terakhir.


RADAR SURABAYA BISNIS — Kabupaten Lamongan bersiap menjadi episentrum baru industri agribisnis nasional.

Sebuah industri pengolahan pakan ternak berskala raksasa akan dibangun di Kecamatan Paciran pada tahun 2026.

Fasilitas ini digadang-gadang sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara, dengan kapasitas penampungan mencapai 92.000 ton dan kemampuan pengeringan 1.733 ton per hari.

Langkah besar ini menjadi penanda baru bagi arah pembangunan industri berbasis pertanian di Jawa Timur, khususnya di sektor peternakan dan pengolahan jagung.

Industri tersebut diyakini akan menyerap hasil panen dari lebih dari 1 juta ton jagung yang tersebar di berbagai daerah, termasuk kawasan binaan TNI-Polri di Jawa Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan pembangunan pabrik ini merupakan buah dari sinergi lintas sektor yang sudah dirintis dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satunya ialah kemitraan strategis antara pemerintah, kepolisian, perusahaan agribisnis multinasional, dan petani lokal.

"Jadi kemarin kami berkesempatan bersama Bapak Kapolda, kita datang ke Ngawi. Di sana kita melihat langsung kawasan pertanian jagung yang mendapat pembinaan dari Polda Jawa Timur, bekerja sama dengan Syngenta dan Japfa Comfeed. Total area yang mereka bina mencapai 18.000 hektare. Dan kini, salah satu pabrik pakan terbesar di Asia Tenggara akan dibangun di Lamongan. Ini bukan hanya investasi besar, tapi juga harapan baru bagi kesejahteraan petani jagung kita," ujar Emil, Minggu (8/6).

Lebih lanjut Emil menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam rantai pasok jagung nasional.

Provinsi ini menjadi penghasil jagung utama di Indonesia dengan luas tanam mencapai 750.000 hektare.

"Dengan pembangunan ini, kita tidak hanya bicara soal pengolahan pakan, tetapi juga keberlanjutan rantai pasok, peningkatan produktivitas petani, serta ketahanan pangan nasional," katanya.

Sebelumnya Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan untuk mewujudkan swasembada pangan tidak cukup dari perluasan tanam namun juga perlu hilirisasi industri.

"Lamongan dipilih sebagai lokasi industri pakan ternak terbesar di Asia Tenggara,” katanya saat mendampingi Presiden RI dalam panen raya jagung serentak kuartal II secara daring dari Kalimantan Barat, Kamis (5/6).

Ia menjelaskan pembangunan industri menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas hilirisasi hasil pertanian, khususnya komoditas jagung yang mengalami surplus pada panen kuartal I dan II tahun ini.

"Penampungan hasil produksi pertanian sangat dibutuhkan sebagai penguatan sektor hilir pengolahan hasil panen," ujarnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#petani #paciran #asia tenggara #pakan ternak #emil elestianto dardak #produktivitas #lamongan #industri #pertanian #jagung #hilirisasi #panen #Pengolahan