Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Polda Jatim Bangun Gudang Ketahanan Pangan dengan Kapasitas 1.000 Ton di Bangsal Mojokerto

Nofilawati Anisa • Jumat, 6 Juni 2025 | 15:52 WIB
PERESMIAN: Peletakan batu pertama (ground breaking) gudang ketahanan pangan milik Polda Jatim di Desa Pacing, Kecamatan bangsal, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/6/2025).
PERESMIAN: Peletakan batu pertama (ground breaking) gudang ketahanan pangan milik Polda Jatim di Desa Pacing, Kecamatan bangsal, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/6/2025).

RADAR SURABAYA BISNIS – Presiden Prabowo Subianto mencanangkan Program Swasembada Pangan sejak tahun lalu.

Targetnya, di tahun 2027 nanti, Indonesia sudah mandiri pangan.

Untuk mewujudkan swasembada pangan itu, berbagai upaya dilakukan, baik di pusat maupun daerah.

Di Jawa Timur, Polda Jatim memulai pembangunan gudang ketahanan pangan di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Peletakan batu pertama (ground breaking) dilakukan Kamis (5/6/2025).

Gudang yang dibangun di atas lahan milik Polri itu memiliki kapasitas 1.000 ton.

Tak hanya ruang penyimpanan, fasilitas pendukung juga akan dibangun, meliputi kantor, musala, serta dua unit pos jaga.

Proyek ini dijadwalkan rampung dalam 120 hari kerja, mulai 3 Juni hingga 3 September 2025.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh CV Ruas Rambu, sementara PT Bangun Elemen 33 bertindak sebagai konsultan manajemen konstruksi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Karorena Polda Jatim Kombes Pol Harries Budiharto, yang hadir mewakili Kapolda Jatim.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pembangunan gudang ini merupakan wujud kepedulian pimpinan Polri terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur.

"Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri yang telah mengabulkan permohonan pengusulan pembangunan gudang ketahanan pangan Polri, sehingga pada hari ini merupakan bukti kepedulian pimpinan kepada Polda Jawa Timur khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto," ujar Harries.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf bahwa Kapolda Jatim tidak bisa hadir dalam pelaksanaan acara tersebut.

Sebab Kapolda Jatim beserta jajaran tengah menghadiri panen jagung di Ngawi yang digelar bersamaan, sementara Kapolri berada di Kalimantan Barat dalam rangka panen raya serentak di 18 Polda.

"Kami mohon maaf, Pak Kapolda tidak bisa hadir disini karena kegiatannya juga bersamaan," ujarnya. (kom/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#penyimpanan #mojokerto #polda jatim #bangsal #ketahanan pangan #gudang #konstruksi #kapasitas