RADAR SURABAYA BISNIS – Hari Raya Iduladha tinggal dua pekan lagi. Para pedagang hewan kurban sudah mulai menjajakan dagangannya.
Konsumen pun mulai memilih-milih hewan kurban yang akan mereka kurbankan tahun ini.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan jika arus distribusi ternak di Jatim berlangsung lancar jelang Iduladha.
Proses pengiriman ternak tetap diawasi. Termasuk adanya potensi penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kami terus memantau perkembangan kasus PMK. Tidak ada kasus saat ini. Meski begitu, seluruh instansi terkait diminta untuk waspada. Pengiriman ternak meningkat. Maka kami minta semua tingkatkan kewaspadaan," ujarnya, Minggu (18/5/2025).
Mantan Menteri Sosial ini menjelaskan jika SOP dalam penanganan PMK masih tetap.
Pasar hewan yang masuk rawan atau terbukti ada kasus harus ditutup.
Langkah tersebut merupakan upaya masif dalam penanggulangan wabah.
Menurut Khofifah, vaksin juga sudah diberikan jelang Iduladha.
Seluruhnya juga sudah distribusikan. Jatim mendapat alokasi vaksin dari pemerintah pusat.
"Untuk vaksin kita berkoordinasi dengan berbagai pihak," katanya.
"Kami berharap masyarakat tidak resah. Stok hewan kurban melimpah. Sehingga ada banyak opsi ternak yang bisa disembelih," pungkasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa