RADAR SURABAYA BISNIS - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan penyaluran bahan bakar subsidi seperti pertalite dan solar subsidi sepanjang kuartal I/2024 masih sesuai dengan kuota yang diberikan oleh pemerintah.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyebutkan realisasi penyaluran BBM subsidi hingga akhir Maret untuk pertalite sebesar 6,84 juta kiloliter (kl) atau 21,9 persen dari kuota 2025.
Sedangkan, realisasi solar subsidi mencapai 4,19 juta kl atau 22,9 persendari kuota 2025.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPH Migas, Pemerintah Daerah, Disperindag setempat, dan Aparat Penegak Hukum untuk menjaga ketersediaan energi nasional serta mencegah potensi penyimpangan distribusi," jelas Heppy dalam keterangan tertulis, Kamis (8/5/2025).
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kuota penyaluran BBM jenis subsidi pertalite mencapai 31,1 juta Kilo Liter (KL).
Sementara untuk solar sSubsidi mencapai 17,3 juta KL di tahun 2025 ini.
Heppy menjelaskan pihaknya terus memastikan penyaluran energi subsidi dilakukan secara tepat sasaran.
Hal itu dilakukan melalui penggunaan QR Code subsidi tepat sasaran melalui MyPertamina sesuai dengan ketentuan pemerintah.
"Penyaluran energi subsidi triwulan pertama 2025 masih berada dalam koridor kuota yang ditetapkan pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi dilakukan secara efisien dengan tren konsumsi yang terkendali melalui sistem pencatatan transaksi pada QR Code Program Subsidi Tepat," ujar Heppy.
Lebih lanjut dia juga mengatakan implementasi pembelian BBM bersubsidi melalui QR code MyPertamina tercatat sudah mencapai 99,9 persen.
"Tinggal di beberapa wilayah yang mungkin agak jauh, itu yang kami kejar," tandasnya. (nis/opi)
Editor : Nofilawati Anisa