RADAR SURABAYA BISNIS - Target pengadaan setara beras untuk Provinsi Jawa Timur tahun ini dipatok sebanyak 593.000 ton.
Dari target itu, telah terealiasasi serapan gabah mencapai 203.392 ton dan pengadaan beras mencapai 294.112 ton.
Sehingga pencapaian target sudah di angka 361.904 ton setara beras atau 61,80 persen dari target.
Hal tersebut disampaikan Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jatim Langgeng Wisnu, Minggu (4/5/2025).
Dia menegaskan bahwa Bulog Jatim akan terus menggencarkan serapan gabah beras petani, dengan harapan di puncak panen bulan April Mei tahun ini harga gabah di tingkat petani terjaga sesuai harga pembelian pemerintah minimal sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg).
"Tingginya angka penyerapan Bulog Jawa Timur yang rata-rata mencapai 10.000 ton per hari, menyebabkan stok yang tersimpan di gudang saat ini sebanyak 752 ribu ton sehingga beberapa gudang di Provinsi Jatim telah penuh," ungkap Langgeng.
Langgeng menambahkan untuk mendukung proses kegiatan panen gabah atau beras petani, Bulog Jatim memastikan gudang tetap tersedia untuk kegiatan penyerapan gabah petani.
Secara intensif, Bulog Jatim juga menambah kapasitas gudang melalui kegiatan sewa gudang.
Menurutnya, saat ini Bulog Jatim telah menyewa gudang dengan kapasitas tambahan sebanyak 150.919 ton.
Sewa gudang ini digunakan untuk menambah kapasitas 373 unit gudang yang dimiliki Bulog Jatim yang sudah mulai penuh," ujar Langgeng.
"Dengan penambahan kapasitas gudang ini , diharapkan Bulog Jatim selalu siap menerima gabah beras petani di wilayah Provinsi Jawa Timur, sehingga harga gabah atau beras petani ketika panen dapat dijaga sesuai dengan HPP (harga pokok penjualan) yang ditetapkan pemerintah," pungkas Langgeng. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa