Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

SIG Kebut Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban untuk Dongkrak Kinerja Ekspor

Nofilawati Anisa • Minggu, 4 Mei 2025 | 16:58 WIB

 

INFRASTRUTUR: Proyek pengembangan dermaga SBI Pabrik Tuban, dilengkapi fasilitas tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor dan ship loader dengan kapasitas 1.000 ton per jam.
INFRASTRUTUR: Proyek pengembangan dermaga SBI Pabrik Tuban, dilengkapi fasilitas tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor dan ship loader dengan kapasitas 1.000 ton per jam.

RADAR SURABAYA BISNIS – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melaporkan kinerja keuangan konsolidasian pada kuartal I/2025.

Di tiga bulan pertama (Januari hingga Maret) di 2025, SIG mencatat volume penjualan sebanyak 8,57 juta ton.

Dari penjualan itu, pendapatan SIG tercatat sebesar Rp 7,65 triliun dengan beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 6,09 triliun.

Pada periode yang sama, EBITDA SIG tercatat sebesar Rp 1,09 triliun.

Sedangkan laba sebelum pajak sebesar Rp 102 miliar. Sementara laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 43 miliar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, industri semen domestik mengalami kontraksi pada kuartal I/2025, baik pada segmen semen kantong (retail) maupun curah (bulk).

Kondisi ini berdampak pada penurunan volume penjualan dan pendapatan SIG.

“Namun demikian, SIG berhasil mencatatkan peningkatan pada penjualan kawasan regional sebesar 13,8 persen year-on-year (yoy),” ungkapnya, Sabtu (3/5/2025).

Dari sisi biaya, beban pokok pendapatan tercatat 1,2 persen lebih rendah yoy menjadi Rp 6,09 triliun.

Di saat bersamaan, SIG mampu menekan biaya operasional 2,6 persen lebih rendah yoy menjadi Rp 1,26 triliun.

“Biaya keuangan bersih juga tercatat lebih rendah 30,7 persen yoy menjadi Rp 179 miliar sejalan dengan saldo utang berbunga yang lebih rendah,” sambungnya.

“Strategi SIG untuk menggarap peluang di pasar regional terbukti berhasil menyumbang penjualan sebanyak 2,37 juta ton semen atau naik 13,8 persen yoy di tengah ketatnya persaingan pasar retail,” ungka Vita.

Vita menambahkan, untuk mendorong pertumbuhan kinerja, SIG akan meningkatkan fokus pada segmen retail melalui strategi yang lebih fokus pada kondisi tiap-tiap daerah.

SIG juga terus menjaga kepemimpinan dalam industri dengan menghadirkan portofolio semen hijau dan produk turunannya yang inovatif dan ramah lingkungan.

Salah satunya adalah bata interlock presisi yang cocok untuk mendukung Program 3 Juta Rumah dari pemerintah dalam rangka menyediakan hunian berkualitas, terjangkau, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

“SIG juga akan memaksimalkan pasar ekspor sebagai langkah strategis untuk mendongkrak penjualan,” katanya.

Saat ini, kata Vita, SIG tengah merampungkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.

Langkah ini sebagai landasan penting untuk memaksimalkan peluang di pasar ekspor.

Proyek kerja sama antara SIG, melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekspor, terutama semen tipe khusus ke pasar internasional, khususnya Amerika Serikat.

Dengan kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, proyek ini akan menjadi tonggak penting bagi SIG.

Tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perusahaan.

“SIG siap melayani pasar internasional dengan membawa produk kebanggaan anak bangsa ke kancah dunia,” pungkas Vita. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #kinerja #semen indonesia #SIG #ekspor #proyek #tuban #Vita Mahreyni #dermaga #pabrik