RADAR SURABAYA BISNIS – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (“XLSMART” atau “IDX: EXCL”) telah resmi berdiri sebagai entitas telekomunikasi terpadu, hasil penggabungan usaha dari PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom.
Momen bersejarah ini menandai dimulainya babak baru dalam era digital Indonesia, dengan XLSMART siap mendefinisikan ulang konektivitas, mendorong inovasi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh Nusantara, termasuk di wilayah East Region yang meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai salah satu pasar potensial di Indonesia.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi menuturkan, pembentukan XLSMART adalah langkah besar untuk memperluas dan memperkuat peran kami dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional.
“East Region, dengan potensi pasarnya yang besar dan beragam, menjadi fokus penting dalam strategi ekspansi dan transformasi layanan kami,” ujarnya dalam peluncuran XLSMART di Surabaya, Rabu (30/4).
Melalui penggabungan dua jalur distribusi dari XL Axiata dan Smartfren, XLSMART berkomitmen memperluas cakupan jaringan dan distribusi layanan secara signifikan tidak hanya di Jawa Timur dan Bali, tetapi juga di wilayah NTB dan NTT.
Langkah ini memperkokoh posisi XLSMART, dengan market share di East Region yang diproyeksikan akan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
XLSMART juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan mengembangkan tiga merek utamanya, yaitu XL, AXIS, dan Smartfren, dengan fokus pada segmen pelanggan yang berbeda, mulai dari premium, reguler, hingga value seekers.
Dengan strategi segmentasi produk yang relevan dan kompetitif, pelanggan dapat menikmati pilihan paket yang fleksibel, harga terjangkau, kuota besar, akses ke platform digital populer, dan berbagai bonus layanan digital lainnya.
Selain itu, XLSMART juga akan terus fokus untuk mendorong peningkatan bisnis layanan Fixed Mobile Convergence (FMC) dan Fixed Broadband (FBB)
Nantinya pasca integrasi jaringan, cakupan layanan XLSMART di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT akan semakin luas dan berkualitas, didukung oleh backbone jaringan mobile dan fiber optik yang terus diperkuat.
“XLSMART juga terus berinvestasi besar dalam perluasan jaringan 4G dan implementasi teknologi jaringan otomatis untuk meningkatkan performa layanan, khususnya di wilayah suburban dan rural, menjadikan XLSMART sebagai pilihan utama masyarakat di wilayah ini,” terangnya.
Selain memperkuat infrastruktur teknis, XLSMART memperluas kehadiran fisik melalui pusat layanan strategis seperti XL Center, Galeri Smartfren, dan mitra outlet yang tersebar di lokasi-lokasi strategis di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, sehingga semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan dan dukungan pelanggan.
“Kami juga terus membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, sekolah, pondok pesantren, universitas, dan pelaku UMKM untuk mempercepat transformasi digital di berbagai daerah,” imbuh Rajeev.
Dengan pangsa pasar gabungan 25 persen, proyeksi pendapatan proforma mencapai Rp 45,8 triliun, dan basis pelanggan lebih dari 94,5 juta[, XLSMART menargetkan menjadi perusahaan yang paling dicintai di Indonesia pada 2027. “Fokus kami tetap sama dan sangat jelas, pelanggan,” tegas Rajeev. (nur/opi)
Editor : Nofilawati Anisa