Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bulog Jatim Catat Rekor, Segini Serapan Berasnya

Mus Purmadani • Jumat, 25 April 2025 | 16:53 WIB
PANEN: Bulog Jatim terus melakukan penyerapan gabah milik petani sebagai upaya untuk mendukung swasembada pangan.
PANEN: Bulog Jatim terus melakukan penyerapan gabah milik petani sebagai upaya untuk mendukung swasembada pangan.

RADAR SURABAYA BISNIS – Bulog Jatim terus melakukan penyerapan gabah milik petani sebagai rangkaian pengadaan beras tahun 2025.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur Langgeng Wisnu mengatakan, hingga 24 April 2025, realisasi pengadaan beras di wilayahnya sudah tembus 300 ribu ton.

"Sementara puncak panen masih berlangsung sampai dengan Mei 2025. Artinya jumlah pengadaan gabah beras akan bertambah terus," kata Langgeng, Jumat (25/4/2025).

Lebih jauh ia menjelaskan, angka ini merupakan nilai tertinggi serapan Perum Bulog Kanwil Jatim dalam 10 tahun terakhir dalam periode yang sama.

"Perum Bulog Kanwil Jawa Timur sampai dengan saat ini masih menduduki sebagai kanwil dengan pengadaan gabah beras tertinggi secara nasional dengan jumlah 300 ribu ton setara beras. Kita patut bangga Jawa Timur sebagai penyuplai kebutuhan pangan, terutama beras untuk cadangan pangan pemerintah terbesar di Indonesia," ujar Langgeng.

Dampak terhadap ekonomi sendiri sangat signifikan dimana kesejahteraan petani meningkat.

Hal itu bisa dilihat dari nilai tukar petani (NTP) salah satunya karena jaminan harga beli gabah oleh Perum Bulog sesuai harga pokok pembelian di harga Rp 6.500 per kilogram.

Langgeng menegaskan pihaknya sudah membeli gabah beras kurang lebih Rp 3,6 triliun untuk serap gabah beras petani.

“Dan ini akan terus bertambah seiring panen yang masing berlangsung,” sambungnya.

Menurutnya, perputaran uang sebesar itu akan memiliki dampak ekonomi yang besar kepada masyarakat selama empat bulan terakhir sejak Januari 2025 di Provinsi Jawa Timur.

"Pencapaian ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi bersama banyak pihak. Kami menyampaikan terima kasih kepada teman-teman dari TNI melalui jajaran kodam atau kodim khususnya babinsa, satgas pangan Polri, petugas PPL dinas pertanian, pemprov, pemkab dan pemkot, tim Bulog melalui tim jemput gabah beras yang selalu siap sampai malam hari menyerap gabah petani di seluruh pelosok Jawa Timur, dan tentunya semua pihak yang sudah mendukung," ujarnya.

Ia mengatakan gudang Bulog juga akan beroperasi secara terus menerus bahkan saat tanggal merah.

"Gudang Bulog juga selalu buka selama tujuh hari dalam seminggu tidak mengenal tanggal merah," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#cadangan #pangan #beras #gabah #Penyerapan #Langgeng Wisnu #hpp #rekor #Bulog Jatim #realisasi #Harga Pokok Penjualan