Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Lantamal V Siapkan 70 Hektare Lahan di Surabaya untuk Sokong Ketahanan Pangan

Mus Purmadani • Kamis, 17 April 2025 | 01:03 WIB
BAHAS KETAHANAN PANGAN: Gubernur Khofifah menyambut kunjungan silaturahmi Komandan Lantamal V Laksmana Pertama TNI Arya Delano (depan, kiri) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (15/4/2025).
BAHAS KETAHANAN PANGAN: Gubernur Khofifah menyambut kunjungan silaturahmi Komandan Lantamal V Laksmana Pertama TNI Arya Delano (depan, kiri) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (15/4/2025).

RADAR SURABAYA BISNIS - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi dan silaturahmi Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Arya Delano di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (15/4/2025).

Dalam audiensi kali ini, Gubernur Khofifah mengapresiasi Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V karena telah memberikan dukungan program nasional mewujudkan ketahanan pangan.

Termasuk memberikan support lahan untuk menyukseskan program kedaulatan pangan.

"Jadi tadi disebutkan bahwa ada lahan milik Lantamal V di Surabaya dengan luas kurang lebih 70 hektare yang siap  mendukung kedaulatan pangan. Ini perlu kita apresiasi karena sinergitas dan kolaborasi yang Beliau tawarkan bukan hanya sekadar wacana, tapi langsung ke action," ujarnya.

Jawa Timur, kata Khofifah, kini berfokus pada kedaulatan pangan. Hal ini merujuk pada capaian hasil pangan terutama beras di Jatim.

Tercatat, capaian padi Jatim pada tahun 2024 sebesar 9,27 juta ton atau setara dengan 5,35 juta ton beras.

Bahkan di tahun 2025, Pemprov Jatim diberi target peningkatan produksi padi dari 9,27 juta ton menjadi 12,6 juta ton.

"Kontribusi ini setara dengan 17,56 persen dari kebutuhan nasional, mengukuhkan Jatim sebagai lumbung pangan nasional,” kata Khofifah.

Selain itu, Gubernur Khofifah menyebut dukungan yang diberikan Lantamal V ini signifikan.

Tidak hanya fokus pada pertahanan laut, selama ini juga membantu sektor-sektor lain sin̈ergi ðèngan  pemerintahan provinsi Jawa Timur.

Seperti ekonomi dan pariwisata serta rumah tinggal layak huni.

Lantamal V, lanjut Khofifah, telah menjadi bagian yang kehadirannya bisa langsung dirasakan oleh  masyarakat.

Maka dari itu, ia mengajak sinergitas dan kolaborasi harus diperkuat ke depannya.

"Sekarang masih suasana lebaran, jadi kami saling bersilaturahmi untuk saling maaf-maafan. Tapi terlepas dari itu, saya pikir momen ini bisa menjadi titik di mana semangat kita, komitmen kita, dan solidaritas kita semakin kuat untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," jelas Khofifah.

Dalam kesempatan ini,  Khofifah juga mengajak Lantamal V tetap memberseiringi pemerintah dalam berbagai tantangan dan isu di masyarakat.

Salah satu yang perlu disoroti adalah pagar laut.

"Saya minta tolong untuk bantuannya meng-update data di lapangan. Karena data terkait kepemilikan wilayah dan area itu dinamik, sering berubah," terangnya.

Sementara itu, Komandan Lantamal V Laksmana Arya mengatakan bahwa dirinya akan selalu siap membantu Pemprov Jatim dalam mewujudkan berbagai program dan visi misi. 

"Saya ini asli Surabaya dan ternyata ditempatkan penugasan di Surabaya juga. Ini bentuk pengabdian saya dan tim kepada masyarakat. Kami datang memang untuk memberi laporan atas apa saja yang sudah kami kerjakan," tegasnya.

"Ke depannya akan kami tingkatkan lagi agar dampaknya langsung sampai di masyarakat," pungkas Arya. (mus/opi) 

Kedaulatan Pangan Jawa Timur

*Capaian tahun 2024:
1. Produksi padi di 2024 sebesar 9,27 juta ton
2. Setara dengan 5,35 juta ton beras

*Target tahun 2025:
1. Produksi padi 12,6 juta ton
2. Ada kenaikan 3,33 juta ton padi

*Jatim jadi lumbung padi nasional
*Kontribusi 17,56 persen dari kebutuhan nasional

*Pusat produsen padi di Jatim:
1. Kabupaten Ngawi
2. Kabupaten Lamongan
3. Kabupaten Bojonegoro

Sumber: Diolah

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#khofifah indar parawansa #Lantamal V Surabaya #lumbung pangan #ketahanan pangan #gubernur jatim #Laksamana Pertama TNI Arya Delano