RADAR SURABAYA BISNIS – Industri ritel modern tanah air sepertinya sedang tidak baik-baik saja.
Hal ini dibuktikan dengan tutupnya sejumlah gerai ritel di sejumlah kota.
Di Surabaya, pada 1 November 2024, PT Matahari Putra Prima Tbk yang dikenal sebagai peritel kelas kakap Indonesia, memilih menutup gerainya di pusat perbelanjaan City Of Tomorrow (Cito).
Tak berhenti di situ, perusahaan dengan kode MPPA di lantai bursa itu juga ancang-ancang menutup salah satu gerai Hypermart-nya di Kota Surabaya.
Perusahaan yang dimiliki Lippo Group melalui Multipolar itu akan menutup gerai Hypermart Pakuwon Mall pada 14 April 2025 mendatang.
Kedua, pada 15 April 2025, MPPA akan menutup gerainya yang ada di Yasmin Bogor.
Pantauan Radar Bogor di Hypermarket Yasmin Bogor, beberapa stand seperti brand handphone dan elektronik sudah terlihat kosong.
"Mau tutup pertanggal 15 Apri nanti," jelas owner salah satu toko di Hypermarket Yasmin Bogor, Mira.
Hal senada juga diungkapkan karyawan Hypermarket Yasmin. "Pelanggan setia, terima kasih telah berbelanja di toko kami. 15 April 2025, toko kami akan ditutup untuk umum," jelasnya.
Kendati demikian, pelanggan Hypermarket Yasmin tidak perlu khawatir, karena Hypermarket Ekalokasari Mall siap membantu kebutuhan harian masyarakat.
Saat ini, Hypermarket Yasmin menawarkan berbagai program. Selain program diskon, juga ada promo beli banyak lebih murah. (mer/rdg/opi)
Editor : Nofilawati Anisa