Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Alim Markus Jamin Tidak Ada PHK di Maspion Group

Mus Purmadani • Minggu, 6 April 2025 | 01:40 WIB

 

SILATURAHMI: Alim Markus (kiri) berhalalbihalal dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangka Idulfitri, belum lama ini.
SILATURAHMI: Alim Markus (kiri) berhalalbihalal dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangka Idulfitri, belum lama ini.

RADAR SURABAYA BISNIS – Perekonomian dalam negeri yang sedang tidak baik-baik saja, berimbas pada berhenti operasionalnya sejumlah perusahaan karena kesulitan finansial.

Akibatnya, pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di sejumlah perusahaan.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah PHK karyawan terbanyak pada 2024 yaitu 17.085 orang pekerja.

Setelah itu diikuti oleh Jawa Tengah sebanyak 13.130 orang dan Banten sebanyak 13.042 orang.

Alim Markus memastikan, di Maspion Group tidak akan ada PHK.

Sebab, saat ini banyak investor baru yang masuk di perusahaan yang didirikan 1962 tersebut. Sehingga, kondisi finansial perusahaan masih baik.

“Saya jamin tidak ada PHK. Karena, di Maspion , ada investor yang baru-baru. Jadi, kalau ada PHK, dirumahkan, saya akan salurkan ke perusahaan yang baru. Sehingga, di Maspion tidak ada PHK,” tegas Alim Markus saat halalbihalal dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut, Alim Markus juga menyampaikan akan ada investor yang datang ke Jatim.

Investor itu akan menanam padi dengan jumlah yang banyak. Bibitnya diambil dari Tiongkok.

“Luar biasa. Investor lainnya juga mau menanam tebu dari Tiongkok. Banyak sekali. Pada 8 April 2025, saya mau ke kantor lagi (Kantor Gubernur Jatim). Kapan dimulai, saya masih mengumpulkan data-datanya dulu. Termasuk izinnya," pungkasnya. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#jawa timur #tiongkok #phk #karyawan #maspion group #alim markus #investor