Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

PHK Di Mana-mana, Begini Permintaan Gubernur Jatim kepada Bos Maspion Group Alim Markus

Nofilawati Anisa • Kamis, 3 April 2025 | 13:12 WIB
SERIUS: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima kedatangan Bos Maspion Group Alim Markus dalam silaturahmi Idulfitri.
SERIUS: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima kedatangan Bos Maspion Group Alim Markus dalam silaturahmi Idulfitri.

RADAR SURABAYA BISNIS
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar halalbihalal dalam rangka Lebaran Idulfitri 2025.

Halalbihalal orang nomor satu di pemerintahan Jawa Timur itu dilaksanakan di beberapa tempat, di antaranya di Gedung Negara Grahadi dan rumah kediaman pribadi.

Halalbihalal Gubernur Jawa Timur ditujukan untuk semua kalangan, mulai warga, tokoh masyarakat, pejabat hingga pengusaha.

Ada yang menarik ketika Gubernur Jawa Timur berhalalbihalal dengan Alim Markus, bos Maspion Group.

Gubernur Khofifah meminta pemilik Maspion Group, Alim Markus untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

“Kami mengapresiasi kedatangan Alim Markus yang merupakan pelaku usaha senior di Jawa Timur. Dalam pertemuan ini, saya menitipkan pesan khusus agar sebisa mungkin tidak ada PHK di perusahaan,” ujar Khofifah saat menerima kunjungan silaturahim sekaligus halalbihalal Alim Markus dillansir dari Antara, Kamis (3/4/2025).

Gubernur menegaskan bahwa sektor industri merupakan tulang punggung pembukaan lapangan kerja di Jatim.

Ia meminta agar perusahaan-perusahaan lebih memilih alternatif lain jika menghadapi penurunan produksi, seperti pengurangan jam atau hari kerja, dibandingkan dengan melakukan PHK.

Khofifah menyoroti data dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim yang mencatat sebanyak 40 ribu pekerja terkena PHK selama Januari-Februari 2025.

Sementara itu, catatan Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024 terdapat 77.965 pekerja mengalami PHK, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 64.855 pekerja.

“Kami tidak ingin kondisi ini terjadi di Jawa Timur. Oleh karena itu, saya selalu meminta kepada pengusaha agar mengutamakan kesejahteraan pekerja dan mencari solusi selain PHK,” tegasnya.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim berkomitmen menjaga kesejahteraan pekerja dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta berkeadilan.
Kita harus terus mencari solusi terbaik agar kesejahteraan pekerja dan masyarakat meningkat. Prinsipnya, jangan ada PHK,” katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Alim Markus memastikan bahwa tidak akan ada PHK di Maspion Group.

Menurutnya, kondisi finansial perusahaan masih kuat karena adanya investasi baru yang masuk.

“Saya jamin tidak ada PHK. Jika ada karyawan yang harus dirumahkan, kami akan menyalurkannya ke perusahaan baru dalam grup kami,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Apindo tersebut(ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#khofifah indar parawansa #gubernur jatim #phk #maspion group #alim markus