RADAR SURABAYA BISNIS - Jelang Idulfitri 2025, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG dalam kondisi optimal.
Untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG, Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Hedwig V. Malonda mengatakan telah menyiapkan cadangan stok yang cukup di seluruh wilayah Jatim.
"Kami juga mengoptimalkan distribusi melalui pengawasan intensif terhadap jalur distribusi. Terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi seperti destinasi wisata dan jalur transportasi utama," ungkapnya saat Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Jatim dan Forkopimda Kabupaten/Kota dalam rangka Persiapan dan Pengamanan Mudik Lebaran 1446 H di Jatim, Jumat (14/3).
Dalam kesempatan tersebut, Pertamina juga memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG. Terutama untuk jenis gasoline.
"Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik," tambah Harry.
Selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) tanggal 17 Maret hingga 13 April 2025, Pertamina memproyeksikan konsumsi BBM di wilayah Jatim terjadi peningkatan.
Yakni 9,5 persen dari rata-rata normal 12.728 KL/hari untuk gasoline.
Sedangkan untuk gasoil turun sekitar 14,4 persen dari konsumsi normal 6.451 KL/hari yang disebabkan adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan truk.
"Sementara untuk kebutuhan LPG ada peningkatan 6 persen dari normal harian 4.663 MT/hari," ucap Harry.
Terpisah Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan selama Ramadan dan Idulfitri2025, pihaknya tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG lancar.
Tercatat, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiagakan beberapa infrastruktur. Di antaranya 6 Terminal BBM (Fuel Terminal dan Integrated Terminal), 991 SPBU, 40 SPBUN, 867 Agen LPG PSO, dan 4 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). (rul/opi)
Editor : Nofilawati Anisa