Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Produksi Padi Jawa Timur Januari – April 2025 Diperkirakan Naik jadi 4,8 Juta Ton GKG

Mus Purmadani • Selasa, 4 Maret 2025 | 12:22 WIB
PANEN: Produksi padi Jawa Timur di sepanjang tahun 2025 diproyeksikan sebanyak 12.788.706 ton.
PANEN: Produksi padi Jawa Timur di sepanjang tahun 2025 diproyeksikan sebanyak 12.788.706 ton.

RADAR SURABAYA BISNIS – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat produksi padi di Jatim pada 2024 sebanyak 9,27 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 0,44 juta ton atau 4,53 persen dibandingkan produksi padi di 2023 yang sebanyak 9,71 juta ton GKG.

“Produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 5,35 juta ton, mengalami penurunan sebanyak 0,25 juta ton atau 4,53 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebanyak 5,61 juta ton,” ujar Kepala BPS Jatim, Zulkipli, Senin (3/3/2025).

Penurunan produksi padi pada 2024 terjadi di beberapa wilayah seperti Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Banyuwangi.

Di sisi lain, terdapat beberapa kabupaten/kota yang mengalami kenaikan produksi padi, misalnya Kabupaten Tuban, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Sidoarjo.

Tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2024 adalah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Kota Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Blitar

Zulkipli menambahkan pada 2024, luas panen padi mencapai 1,62 juta hektare mengalami penurunan sebesar 0,08 juta hektare atau 4,78 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 1,70 juta hektare.

Dia menambahkan pada Januari 2025, produksi padi diperkirakan sebesar 0,38 juta ton GKG, dan potensi produksi padi sepanjang Februari hingga April 2025 mencapai 4,42 juta ton GKG.

“Dengan demikian, total potensi produksi padi pada Januari−April 2025 diperkirakan mencapai 4,80 juta ton GKG. Atau mengalami peningkatan sekitar 0,76 juta ton GKG atau sekitar 18,68 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 4,04 juta ton GKG,” katanya.

Berdasarkan potensi produksi padi pada awal tahun 2025, beberapa kabupaten/kota dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari hingga April 2025 adalah Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Jember.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah pada periode yang sama yaitu Kota Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Pasuruan.

Zulkipli menambahkan pada Januari 2025, produksi beras diperkirakan sebanyak 0,22 juta ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2025 ialah sebesar 2,55 juta ton.

“Dengan demikian, potensi produksi beras pada Januari−April 2025 diperkirakan mencapai 2,77 juta ton beras. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 0,44 juta ton atau 18,68 persen dibandingkan dengan produksi beras pada Januari−April 2024 yang sebesar 2,34 juta ton beras,” pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Produksi Padi Jatim #Zulkipli #BPS Jawa Timur #gabah kering Giling GKG #tahun 2025 #tahun 2024