RADAR SURABAYA BISNIS - Problem yang menjadi masalah di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo adalah kebersihan.
Masih banyak masyarakat yang kurang menyadari untuk membuang sampah pada tempatnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Ahmad Badik saat menerima bantuan 73 fasilitas tempat sampah umum dan terpilah, Rabu (26/2/2025).
"Terminal Purabaya kalau gak banjir ya sampah. Maka dari itu kita mulai berbebenah menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan bersih. Salah satu langkah nyata adalah penyediaan tempat sampah tambahan," katanya.
"Tentunya kita harus bergerak bersama, kepedulian dari masyarakat, kepedulian dari badan usaha. Ini merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan pelayanan di terminal agar menjadi tempat yang nyaman, aman, bersih, dan sehat," imbuhnya.
Badik mengatakan selama ini, kebiasaan penumpang dalam membuang sampah masih menjadi tantangan tersendiri.
Dia menyadari bahwa perubahan kultur masyarakat membutuhkan fasilitas yang memadai.
"Kami mencoba mengubah kebiasaan yang sebelumnya kurang peduli. Dengan adanya bantuan tempat sampah ini, kami ingin memastikan fasilitasnya tersedia sebelum meminta masyarakat untuk lebih disiplin," jelasnya.
Menurutnya luas Terminal Purabaya yang mencapai 12 hektare membuat kebutuhan fasilitas kebersihan masih belum sepenuhnya terpenuhi.
Namun, upaya terus dilakukan agar pengelolaan sampah lebih maksimal.
"Kalau dibilang ini sudah cukup, tentu masih kurang. Aktifitas setiap hari di terminal ini mencapai 25.000 - 30.000 penumpang setiap harinya. Tentu yang terpenting adalah mengajak masyarakat untuk membiasakan menjaga kebersihan," pungkasnya. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa