Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Jelang Ramadan, Permintaan Tepung Terigu Naik hingga 15 Persen

Nurista Purnamasari • Jumat, 7 Februari 2025 | 01:13 WIB
LOGISTIK: Gudang penyimpanan tepung terigu milik PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari.
LOGISTIK: Gudang penyimpanan tepung terigu milik PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari.

RADAR SURABAYA BISNIS – Menjelang bulan Ramadan ada beberapa komoditas yang biasanya mengalami lonjakan permintaan.

Salah satunya yakni tepung terigu. Hal ini karena saat Ramadan dan lebaran kue-kue kering produksinya meningkat tajam.

Ini disebabkan oleh tradisi lebaran yang selalu menyuguhkan kue kering khas seperti nastar, kastangel, semprit, putrid salju, dan lain-lain.

Eastern Area Sales PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari, Julius Ronadi mengatakan, saat menjelang Ramadan dan lebaran, permintaan pasar terhadap terigu bisa naik sekitar 10 hingga 15 persen dari bulan normal.

“Ini jadi momen tahunan, Setiap Ramadan permintaan tepung terigu pasti naik,” ujarnya kepada Radar Surabaya, Kamis (6/2/2025).

Sementara untuk jenis tepung terigu yang permintaannya meningkat menurutnya adalah jenis protein rendah atau low protein.

Selain itu juga Janis terigu lainnya seperti medium protein (Segitiga Biru) dan high protein atau protein tinggi (Cakra Kembar).

“Untuk lebaran banyak disuguhkan kue kering, dimana terigu low protein seperti Kunci Biru yang paling sesuai untuk kue kering,” imbuhnya.

Untuk kesiapan stok tepung terigu, khususnya di Jawa Timur, Bogasari memastikan aman.

Selain gudang pabrik yang ada di Surabaya, pihaknya juga memiliki empat depo besar yang ada di Kertosono, Malang, Probolinggo dan Banyuwangi.

“Serta jaringan distributor selaku mitra penyalur yang melayani ke-38 kota/kabupaten di Jawa Timur,” terangnya.

Julius menambahkan, permintaan tepung terigu sudah meningkat sejak awal tahun ini.

Terkait kenaikan permintaan jelang Ramadan apakah akan emmpengaruhi harga, Julius mengatakan, secara harga terigu cenderung cukup stabil, supply bahan baku juga sangat mencukupi untuk kebutuhan hingga lebaran.

Selain pada moment Ramadan dan lebaran, biasanya permintaan tepung terigu mengalami lonjakan pada bulan Juli, Oktober dan Desember.

“Kalau Desember kan ada moment Natal dan tahun baru, biasanya orang berkirim hampers atau bingkisan,” pungkasnya. (nur/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#ramadan #tepung terigu #PT Indofood Sukses Makmur #Bogasari