RADAR SURABAYA BISNIS - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan target luas tanam padi tahun 2025 sebesar 2,78 juta hektare.
Sementara itu, Kementerian Pertanian mencatat Jawa Timur menargetkan tanam pada Februari 2025 seluas 156.786 hektare, yang diproyeksikan meningkat menjadi 193.419 hektare pada Maret 2025.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi beras di Jatim bisa mencapai 2 juta ton untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Menurutnya Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak swasembada pangan nasional.
Adhy Karyono memastikan Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan nasional dan siap mendukung penuh program swasembada pangan nasional.
Menurutnya berbagai capaian Jatim di sektor pangan menjadi bukti bahwa Jawa Timur memiliki kapasitas untuk mewujudkan hal tersebut.
"Realisasi tanam komoditas padi tahun 2024 seluas 2,35 juta hektare, naik 522.439 hektare dibandingkan periode sama tahun 2023 1,82 juta hektare," katanya, Senin (27/1/2025).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno mengatakan tahun 2025 target luas tanam padi lahan kering Jawa Timur seluas 47.159,76 hektare yang tersebar pada 21 kabupaten.
Diketahui Mentan meminta peningkatan produksi maupun produktivitas padi melalui optimalisasi lahan kering.
"Dengan pengembangan padi gogo di lahan kering, kami berharap, dapat mempercepat pencapaian swasembada pangan di Indonesia termasuk di Jatim," kata Heru, Senin (27/1/2025). (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa