RADAR SURABAYA BISNIS - Tren berburu barang bekas atau thrifting masih diminati oleh berbagai kalangan, termasuk kawula muda dan segala usia.
Istilah thrifting adalah kegiatan membeli barang bekas yang masih berkualitas dan layak pakai.
Istilah ini berasal dari kata "thrift" dalam bahasa Inggris yang berarti "hemat".
Di Surabaya, tren ini masih memiliki banyak peminat. Hal ini seiring masih banyaknya toko-toko penyedia barang bekas, dengan menyediakan barang ‘branded’ berkualitas dan tentunya masih layak pakai.
Karena sudah melalui proses sortir barang, bahkan dibeli langsung dari pemakaiannya (bukan dari bal import) maupun kolektor.
Seperti di kawasan Nginden Semolo, Surabaya, toko-toko thrifting menjamur menawarkan berbagai macam pilihan, mulai dari jaket, kacamata, topi, jersey, kaos, kemeja, celana hingga tas.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp 80 ribu hingga Rp 4 juta.
Editor : Nofilawati Anisa