Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Sampah di Surabaya Berkurang 12 Ton Setiap Hari Gara-Gara Alat Ini

Dimas Mahendra • Jumat, 3 Januari 2025 | 00:25 WIB

 

PAHLAWAN KEBERSIHAN: Pekerja memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Jambangan, Surabaya.
PAHLAWAN KEBERSIHAN: Pekerja memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Jambangan, Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya memastikan dua unit Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) yang dibangun tahun lalu, mulai dioperasikan pada 2025.

Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga 12 ton per hari.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Sarana dan Prasarana DLH Kota Surabaya Agustinus Hendra mengonfirmasi bahwa dua TPS3R baru, yakni di Tambak Wedi dan Sumberejo, siap mendukung pengelolaan sampah harian di Surabaya.

"Dua unit TPS3R ini mampu mengelola sampah hingga 20 ton per hari, dengan reduksi yang dibuang ke TPA mencapai 10-12 ton per hari," ujar Agustinus, Kamis (2/1/2025).

TPS3R itu, menurutnya, berbeda dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang hanya berfungsi sebagai tempat penampungan sementara sebelum sampah diangkut ke TPA.

Pada unit TPS3R ini akan ada proses pemilahan yang dapat mengurangi tonase sampah ke TPA.

“TPS3R merupakan fasilitas yang memungkinkan proses pemilahan sampah untuk daur ulang. Sementara TPS hanya berupa tempat penampungan sementara," jelasnya.

Saat ini, Kota Surabaya baru memiliki 12 TPS3R. Seluruh TPS3R itu baru mampu mengurangi sampah sekitar 30 sampai 35 ton per hari.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga mengelola Rumah Kompos untuk pengolahan sampah organik, terutama daun hasil perantingan pohon.

"Dari situ kita maksimalkan untuk mengurangi mendukung pengelolaan sampah kota kita," ujarnya.

Lebih jauh, ditanya mengenai akankah ada penambahan unit TPS3R tahun ini, Agustinus mengaku untuk sementara masih belum ada.

Namun, dia memastikan, sejumlah fasilitas pengelolaan sampah yang sudah ada di Kota Pahlawan ini akan lebih dimasifkan lagi ke depannya.

"Iya harapannya mampu mengurangi beban TPA dan mendukung lingkungan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan," pungkasnya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#pengolahan sampah #Agustinus Hendra #dinas lingkungan hidup kota surabaya #surabaya #Tempat Pembuangan Akhir (TPA)