RADAR SURABAYA BISNIS – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau progres pengerjaan Tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) menuju Kebun Binatang Surabaya (KBS), Senin (9/12).
Dalam kunjungannya ke terowongan Joyoboyo, Wali Kota Eri memastikan proyek ini telah memasuki tahap penyelesaian (finishing) dan hanya menyisakan beberapa perbaikan minor.
Wali Kota Eri menjelaskan, beberapa uji coba sebelumnya dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran di dalam tunnel yang berada di bawah tanah ini.
Meskipun sempat ditemukan beberapa titik kebocoran, masalah tersebut telah diatasi dengan cepat.
“Alhamdulillah hari ini tinggal finishing yang sudah dilakukan, karena kemarin memang ada uji coba-uji coba terkait dengan kebocoran-kebocoran. Karena ini kan berada di dalam tanah, jadi kita uji coba ada kebocoran apa tidak, tapi kemarin sudah diatasi kebocoran-kebocoran itu. Jadi, insyaallah 10 hari ke depan bangunan ini akan selesai,” kata Wali Kota Eri.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Eri didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, beserta jajaran kepala perangkat daerah seperti Asisten I Erna Purnawati, Kepala Dinas Perhubungan Tundjung Iswandaru, dan Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti.
Eri bersama rombongan memeriksa setiap titik di tunnel TIJ-KBS, termasuk lantai, dinding, dan area luar.
“Yang pertama tadi tinggal membenarkan lantainya, itu nanti akan kita poles, sehingga lantainya ada pelapisnya biar tidak baret-baret. Yang kedua, dindingnya yang tidak ada dioramanya, akan kita beri stiker, nanti itu (disorot) kena lampu biar nyaman. Nah yang ketiga, nanti tinggal proses pavingisasi pada bagian luar tunnel sisi KBS,” jelasnya.
Tunnel TIJ-KBS dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi pengunjung. Mulai dari tempat parkir TIJ hingga pintu masuk KBS, pengunjung akan disuguhi video mapping bertema suaka margasatwa, menciptakan suasana baru sebelum memasuki kebun binatang.
“Ketika dari parkir menuju ke KBS, kita akan menikmati suasana yang baru, karena ada diorama-diorama yang terkait dengan kebun binatang. Jadi pengunjung akan merasakan sensasi yang baru. Insyaallah nanti di tahun baru, khususnya masyarakat Surabaya, bisa menikmati kebun binatang dengan suasana yang berbeda,” kata Eri.
Proyek ini tidak hanya menambah daya tarik wisata Kota Surabaya tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Eri berharap tunnel TIJ-KBS dapat diresmikan sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Nah ini akan menjadi tempat wisata, sekaligus (menggenjot) PAD,” harapnya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, memuji inovasi Wali Kota Eri dalam menciptakan destinasi baru yang memperkuat posisi Surabaya sebagai Kota Layak Dunia.
“Masyarakat Surabaya alhamdulillah memiliki pemimpin yang berinovasi ya, dari KBS yang dahulunya begitu-begitu saja, kini di masa Wali Kota Eri Cahyadi bisa membuat inovasi TIJ. Ini merupakan wahana baru yang akan menarik lebih banyak pengunjung,” kata pria yang akrab disapa Toni itu.
Toni menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti TIJ-KBS adalah bagian dari upaya memenuhi standar Kota Kelas Dunia, yang mencakup sektor kesehatan, transportasi, dan pariwisata.
“Kota Layak Dunia itu infrastruktur kesehatannya harus terpenuhi. Dalam waktu dekat, beliau (Eri Cahyadi) akan meresmikan RSUD Eka Candra Rini. Setelah layanan dasar terpenuhi, destinasi seperti TIJ-KBS dan Wisata Kota Lama akan melengkapi potensi Surabaya,” pungkasnya. (dim/opi)
Editor : Nofilawati Anisa