Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pesan Penting Eri Cahyadi Mengenai Perbedaan Pilihan dalam Pilkada Surabaya 2024

Dimas Mahendra • Rabu, 27 November 2024 | 17:13 WIB
DEMOKRASI: Eri Cahyadi bersama keluarga usai memberikan hak suaranya di TPS 4 Ketintang Permai Karah Surabaya.
DEMOKRASI: Eri Cahyadi bersama keluarga usai memberikan hak suaranya di TPS 4 Ketintang Permai Karah Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah usai menyalurkan hak pilihnya di TPS 4 Ketintang Permai, Karah, Surabaya.

Dalam kesempatan itu, dia menuturkan kalau kontestasi ini bukanlah ajang untuk mencari siapa yang paling hebat.

"Pilkada bukan cari menang-menangan. Pilkada ini bagaimana kita menjadikan semua umat rukun dan membangun Kota Surabaya," kata Eri usai menyalurkan hak pilihnya, Rabu (27/11).

Berbeda pilihan bagi dia merupakan hal yang indah. Namun, jangan sampai karena perbedaan ini kemudian menyebabkan perpecahan dalam sebuah wilayah.

Ketika urusan pilkada selesai, maka semua sudah harus bersatu untuk bersama membangun Kota Surabaya.

"Tidak bisa Surabaya dibangun sendiri karena kita ini adalah satu kesatuan kekuatan besar. Jangan sampai tali persaudaraan kita rusak karena beda pilihan. Ini adalah doa saya ketika saya pamit dengan umi dan ibu saya," ucapnya.

Ditanya mengenai apa program 100 hari kerjanya jika kembali terpilih, Eri menuturkan kalau dia tidak memiliki program tersebut.

Hal itu dikarenakan semua programnya sebenarnya sudah tertata dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya hingga 2026.

Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan kenapa dirinya memutuskan untuk maju kembali dalam pilkada kali ini.

Sebab, semua itu harus tetap dilanjutkan agar pembangunan Surabaya menurut dia bisa tetap berkelanjutan dan selesai semuanya.

"Seperti membangun rumah gen z, jalan Wiyung tembus Gresik dan lain sebagainya itu semua tuntas 2026. Insyaallah ini harus terselesaikan, jadi ini bukan program yang baru. Jadi apa yang saya janjikan di 2021-2026, itu harus meneruskan kembali. Agar pembangunan ini berkelanjutan," ujarnya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#demokrasi #Pilkada Serentak 2024 #coblosan #beda pilihan #pemungutan suara