Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Erick Thohir Pangkas BUMN Karya dari Tujuh Jadi Tiga Lembaga

Nofilawati Anisa • Minggu, 17 November 2024 | 04:21 WIB

 

KOORDINASI: Pertemuan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PU Doddy Hanggodo di Kementerian BUMN, Jakarta pada Jumat (15/11).
KOORDINASI: Pertemuan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PU Doddy Hanggodo di Kementerian BUMN, Jakarta pada Jumat (15/11).

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus melanjutkan restrukturisasi.

Erick terus mempertegas komitmen BUMN dalam mendukung percepatan program swasembada pangan, energi, hingga hilirisasi Presiden Prabowo Subianto.

Erick Thohir mengatakan bahwa sektor infrastruktur berperan penting dalam menunjang target tersebut.

Hal itu disampaikan Erick Thohir saat konferensi pers dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo di lobi utara kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (15/11).

"Infrastruktur ini menjadi sebuah kunci kesuksesan dari swasembada energi, pangan, hilirisasi karena dengan infrastruktur itu kita bisa menekan seluruh biaya logistik di pelabuhan, bandara, jalan tol, maupun jalan-jalan yang ada di daerah," ujar Erick.

Untuk mencapai target tersebut, Erick juga akan melakukan konsolidasi terhadap tujuh BUMN karya menjadi hanya tiga BUMN karya.

Adapun ketujuh BUMN karya tersebut yaitu PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya (Persero).

"Tadi kita sudah bicara bahwa ketujuh BUMN ini nanti akan dipayungi oleh tiga induk, jadi ini hanya bagian kita restrukturisasi," ucap Erick.

Erick memastikan, perampingan jumlah BUMN karya tidak akan mengganggu penugasan dan percepatan yang ditargetkan pemerintah.

Konsolidasi ini, lanjutnya, akan mempercepat dan mendorong efektivitas dalam pelaksanaan program strategis nasional.

Baca Juga: Dengan Program Unggulan Disabilitas Tanpa Batas, PNM Boyong Tiga Penghargaan di BBMA 2024

"Insyaallah, kita akan jalankan. Terlebih lagi, sebelumnya kita telah melakukan restrukturisasi. Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa BUMN karya ini berada dalam kondisi sehat dan menjalankan efisiensi dengan baik," sambung Erick.

Tak hanya melakukan perbaikan dari aspek bisnis, Erick juga meneruskan program bersih-bersih di BUMN karya sebagai wujud komitmen menciptakan tata kelola perusahaan yang baik.

Erick mengaku tidak segan-segan menghukum oknum yang melakukan pelanggaran hukum.

"Siapa pun yang melakukan pelanggaran, kemarin kita bekerja sama dengan Kejaksaan Agung, sudah banyak juga yang ditahan karena kasus-kasus. Jadi, direksi yang sekarang, kita yakini mereka benar-benar bekerja secara profesional, transparan, dan efisiensi, kita terus tekan," tegasnya. (opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#swasembada pangan #menteri bumn #Restrukturisasi BUMN #hilirisasi #bumn karya #erick thohir