Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Belanja BUMN Terhadap Produk UMKM hingga September 2024 Capai Rp 47 Triliun, Segini Kenaikannya

Nofilawati Anisa • Minggu, 27 Oktober 2024 | 04:42 WIB

 

TIMANG-TIMANG: Belanja BUMN terhadap produk UMKM baru di angka 6 persen dari total belanja produk dalam negeri oleh Kementerian BUMN.
TIMANG-TIMANG: Belanja BUMN terhadap produk UMKM baru di angka 6 persen dari total belanja produk dalam negeri oleh Kementerian BUMN.

MAKASSAR - Kementerian Badan Usaha Milik Negara merilis belanja BUMN terhadap produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) hingga September 2024 atau triwulan III/2024 mencapai Rp 47 triliun.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting menyebut angka ini meningkat Rp 3 triliun dibanding tahun lalu.

Pada posisi yang sama tahun lalu (September 2023), belanja BUMN terhadap produk UMKM sebanyak Rp 44 triliun.

"Ini meningkat, belanja BUMN pada produk UMKM Rp 44 triliun sampai akhir tahun. Sedangkan September sekarang sudah Rp 47 triliun dan angka naik. Tetapi kami mau bukan hanya angka nominal naik tapi persentasenya juga naik dari waktu ke waktu," ujar Loto di Makassar dilansir dari Antara, Sabtu (26/10).

Loto menyebut bahwa belanja BUMN terhadap produk UMKM baru di angka 6 persen dari total belanja produk dalam negeri oleh Kementerian BUMN.

Sepanjang 2024, Januari hingga September 2024, BUMN mencatatkan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) oleh BUMN sebesar Rp 726,4 triliun atau mencapai 82,4 persen dari total belanja yang direncanakan sebesar Rp 880,9 triliun.

"Hal ini berarti masih cukup besar ruang untuk dioptimalkan sebagai belanja BUMN terhadap UMKM," kata Loto saat melihat langsung produk kriya pada Bazar BUMN yang berlangsung di Makassar, 24-27 Oktober 2024.

Editor : Nofilawati Anisa
#produk umkm #kementerian bumn #badan usaha milik negara (bumn) #belanja bumn #Loto Srinaita Ginting