JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Budi Santoso sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Merah Putih untuk periode tahun 2024 hingga 2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).
Budi Santoso menggantikan Zulkifli Hasan yang bergeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Sebagai Mendag yang baru, Budi menyampaikan, Kemendag akan menjalankan tiga program utama untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045.
Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pascaserah terima jabatan.
“Kemendag ingin mengantarkan Indonesia menjadi negara maju 2045,” ujarnya.
Budi mengatakan, ada tiga program utama kemendag. Pertama, pengamanan pasar dalam negeri. Kedua, perluasan pasar ekspor.
“Ketiga, program peningkatan ekspor melalui Usaha Kecil dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi untuk Ekspor (UKM BISA Ekspor),” ungkap Budi.
Ia mengatakan, instrumen untuk mendukung ketiga program tersebut sebenarnya telah dimiliki Kemendag.
“Untuk itu, kami mohon dukungan kepada pelaku usaha dan semua pemangku kepentingan, terutama rekan-rekan pegawai Kemendag untuk menjalankan program itu dengan baik,”urai Budi.
Menurutnya, tugas sebagai Mendag merupakan sebuah kehormatan dan tanggung jawab yang berat.
“Kita semua harus bisa menjalankan tugas ini dengan baik,”ujar Mendag Budi.
Mendag Budi juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atas capaian Kementerian Perdagangan pada masa kepemimpinannya periode 2022—2024, serta atas arahan dan bimbingannya.
“Mudah-mudahan program kita selanjutnya bisa tercapai untuk kepentingan bangsa dan negara,”tutup Mendag Budi.
Budi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pertama yang menduduki posisi Menteri Perdagangan dari jalur karier.
Ia mengawali pengabdiannya sebagai ASN di Biro Hubungan Masyarakat Departemen Perdagangan (sekarang Kemendag) 30 tahun silam atau pada Maret 1994.
Sebelumnya, Budi menduduki jabatan Sekretaris Jenderal Kemendag sejak 14 Agustus 2024.
Mendag Budi juga pernah menduduki jabatan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag periode Desember 2022—Agustus 2024.
Selain itu, Budi pernah bertugas sebagai Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei periode September 2020—Desember 2022.
Budi juga menjadi Kepala Biro Keuangan Kemendag periode Juni—September 2020 dan Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian (sekarang Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia) Kemendag pada Januari 2018—Juni 2020.
Sebelumnya Budi juga pernah menjadi Atase Perdagangan New Delhi, India pada Mei 2012—Januari 2017.
Budi memiliki latar belakang pendidikan Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid (2022), Magister Ilmu komunikasi di Universitas Indonesia (2008), dan Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Sebelas Maret (1992). (dag/opi)
Editor : Nofilawati Anisa