Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Nilai Ekspor Jatim Bulan Agustus 2024 Alami Penurunan 3,36 Persen jadi USD 2,33 Miliar

Mus Purmadani • Kamis, 3 Oktober 2024 | 04:53 WIB
TURUN: BPS Jatim mencatat kinerja ekspor Jawa Timur di bulan Agustus 2024 mengalami penurunan bila dibandingkan bulan Juli 2024
TURUN: BPS Jatim mencatat kinerja ekspor Jawa Timur di bulan Agustus 2024 mengalami penurunan bila dibandingkan bulan Juli 2024

SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat ekspor Jatim di bulan Agustus 2024 senilai USD 2,33 miliar atau turun sebesar 3,36 persen terhadap bulan Juli 2024.

Nilai tersebut jika dibandingkan dengan Agustus 2023 justru mengalami peningkatan yaitu sebesar 37,01 persen.

"Ekspor nonmigas Agustus 2024 mencapai USD 2,31 miliar atau meningkat sebesar 1,59 persen dibandingkan Juli 2024. Nilai tersebut jika dibandingkan dengan Agustus 2023 juga mengalami peningkatan sebesar 36,07 persen," ujar Kepala BPS Jatim, Zulkipli, Rabu (2/10).

Sedangkan ekspor migas Agustus 2024, lanjut Zulkipli, mencapai USD 18,01 juta atau mengalami penurunan signifikan yaitu sebesar 86,68 persen dibandingkan Juli 2024.

Nilai tersebut justru mengalami peningkatan jika dibandingkan Agustus 2023 yaitu sebesar 1.124,29 persen.

"Untuk nilai impor Jawa Timur Agustus 2024 mencapai USD 2,66 miliar atau mengalami penurunan sebesar 0,78 persen dibandingkan Juli 2024. Nilai tersebut dibandingkan Agustus 2023 justru meningkat sebesar 12,74 persen,"sambungnya.

Impor nonmigas Provinsi Jawa Timur Agustus 2024 mencapai USD 2,06 miliar atau meningkat sebesar 4,15 persen dibandingkan Juli 2024.

Sedangkan jika dibandingkan Agustus 2023 nilai tersebut meningkat sebesar 3,97 persen.

"Impor migas Agustus 2024 mencapai USD 597,69 juta atau turun sebesar 14,68 persen dibandingkan Juli 2024. Nilai tersebut justru mengalami peningkatan yaitu sebesar 58,84 persen jika dibandingkan Agustus 2023," terangnya.

Selain itu, BPS Jatim juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) di bulan Agustus 2024 turun sebesar -0,40 persen dibandingkan bulan Juli 2024.

Hal ini dipicu oleh penurunan NTP di subsektor Holtikultura sebesar -4,98 persen dan subsektor Peternakan turun -1,81 persen.

"Subsektor yang mengalami kenaikan adalah subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 1,35 persen, diikuti subsektor Perikanan naik 1,13 persen dan subsektor Tanaman Pangan naik 0,93 persen," ujarnya.

Zulkipli mengatakan harga gabah di tingkat petani dengan kualitas Gabah Kering Panen (GKP) pada bulan Agustus 2024 mengalami penurunan sebesar -3,88 persen dibanding Juli 2024.

Sementara itu harga gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) naik sebesar 3,33 persen. Harga beras di tingkat Penggilingan pada bulan Agustus 2024 secara umum mengalami penurunan dibanding Juli 2024.

Beras kualitas Premium turun sebesar -1,19 persen, Medium turun -0,90 persen dan beras luar kualitas atau kualitas rendah naik sebesar 0,91persen. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Zulkipli #nilai ekspor #Ekspor Jatim #impor migas #Bulan Agustus 2024 #ekspor migas #ekspor nonmigas #kepala bps jatim #impor