SURABAYA - Puluhan anak yatim piatu dari 11 panti asuhan di Surabaya dan Sidoarjo, nampak gembira dan ceria saat diajak mengunjungi Kebun Binatang Surabaya (KBS), Minggu (2/9).
Kegiatan bersama anak-anak yatim piatu itu dimotori pegawai rumah hiburan Kantor Club.
Kegiatan ini sekaligus untuk merayakan hari jadi ke-11 tahun Askring Peduli Kantor Club.
Hari itu, wajah bahagia terpancar saat anak-anak panti asuhan ini satu demi satu mencoba wahana permainan di tempat wisata paliang legen di Kota Pahlawan tersebut.
Mereka seolah tidak ingin menyudahi permainan demi permainan yang mestinya setiap saat bisa dirasakan bersama keluarga kecil mereka.
"Kami ingin membagi kegembiraan bersama anak-anak panti. Ini yang kami bisa. Kalau bukan kita-kita, siapa lagi yang mau memerhatikan mereka. Makanya di usia kami yang sudah 11 tahun ini, sengaja kami angkat tema Dolan Bareng Arek Panti Nang KBS," ujar Joko Amor, Ketua Panitia Baksos, Senin (30/9).
Joko Amor menambahkan, perhatian yang ditujukan kepada anak-anak panti ini tidak sekadar memberikan bantuan berupa bahan pokok, pakaian dan materi, yang setiap bulan rutin dilakukan dari menyisihkan uang gaji karyawan.
"Kalau memberi berupa materi, kami yakin siapa pun bisa. Tapi dengan melihat mereka senang dengan mengajaknya bermain di tempat wisata, kami itu jauh lebih menyentuh. Kita bisa melihat langsung betapa bahagianya anak-anak ini," sambung Joko didampingi penasehat kegiatan, Chandra.
Sejak berdiri tahun 2013, para karyawan tersadar jika mereka ingin mendirikan wadah sosial yang didanai dari sebagian hasil kerja keras mereka selama bekerja di tempat hiburan.
Mulai dengan membantu beberapa panti hingga memasuki tahun ke-11, jumlah yang dibantu pun terus bertambah.
"Alhamdullillah, kerja keras teman-teman tidak sia-sia. Kami punya alasan, bagaimana rasanya kalau kita berada di posisi mereka. Memang tidak banyak yang kita berikan," beber Joko.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh anak-anak panti asuha kelas 4 sampai kelas 6 ini, selain mendapatkan kostum, mereka juga diberikan transport dan uang saku.
Sedangkan untuk panti asuhan disumbang satu sepeda listrik, uang transportasi dan uang saku bagi pengasuhnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 panti asuhan, yaitu PA Agape Kembang Kuning, PA AL Muniroh Pakis, PA Muslim Jambangan, PA Hajar Aswad Sukodono, PA Ulin Nuha Sukodono, PA Ibnu Hajar Kendung, PA Islam Madinah Lontar, PA Mahbubiyah Bendul, PA Ruqoiyah Peneleh, PA Nyi Walidah Dupak, dan PA Hidayatus Syiban Jangkungan. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa