SURABAYA – Industri ritel Tanah Air, termasuk di Surabaya maupun Jawa Timur, sedang tidak baik-baik saja.
Satu persatu bertumbangan karena berbagai alasan, mulai persaingan bisnis, kalah bersaing dengan produk impor hingga daya beli konsumen kelas menengah yang terus turun.
Hari ini, salah satu raksasa ritel di Surabaya, menjadi ‘korban’ persaingan tersebut.
Adalah Transmart Ngagel yang hari ini, Sabtu (31/8), ‘pamit’ untuk mundur dari hiruk pikuk industri ritel di Kota Pahlawan.
Transmart Ngagel berhenti beroperasi alias tutup secara permanen mulai hari ini.
Manejemen mengalihkan aktivitas belanja para pelanggan dialihkan ke Trans Icon A Yani, Rungkut, Bubutan, dan Dukuh Kupang.
Pengumuman tersebut disampaikan menejemen di spanduk warna merah yang dipasang di Transmart Ngagel.
Kalimat yang tercetak di spanduk itu ditulis dengan huruf kapital.
"Terhitung per tanggal 31 Agustus 2024 seluruh pelayanan aktifitas perbelanjaan costumer dialihkan ke Transmart (Trans Icon - Rungkut - Bubutan - Dukuh Kupang)," begitu bunyi pengumuman yang ditulis oleh menejemen.
Manajemen Transmart Ngagel pun menyampaikan ucapan terima kasih untuk semua pelanggan setianya.
"Kami ucapkan terima kasih sudah berbelanja di Transmart Ngagel selama ini. Sampai bertemu di Transmart Surabaya lainnya," tutup pengumuman yang mengatasnamakan manajemen dan seluruh karyawan Transmart Ngagel itu.
Sebelumnya, Transmart juga menutup satu-satu gerainya di Kota Madiun pada akhri Desember tahun 2023. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa