Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Nilai Investasi PMDN di Surabaya Capai Rp 13 Triliun di Triwulan Kedua, Salah Satunya Dikontribusi Pembangunan Ciputra Hospital

Dimas Mahendra • Rabu, 14 Agustus 2024 | 01:20 WIB
Surabaya masih menjadi jujukan bagi investor dalam menanamkan modalnya.
Surabaya masih menjadi jujukan bagi investor dalam menanamkan modalnya.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kota Surabaya mengalami kenaikan di triwulan kedua tahun ini.

Kenaikan ini juga diikuti dengan bertumbuhnya proyek-proyek investasi baru di Kota Pahlawan. 

Berdasar data yang dihimpun Radar Surabaya, jumlah proyek-proyek investasi baru meningkat jika dibandingkan dengan triwulan pertama lalu.

Kala itu, proyek investasi sektor PMDN di Surabaya ada 2.212 proyek. Saat ini angkanya bertambah menjadi 2.295.

Ketua Tim Kerja Pengembangan Potensi dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Surabaya Taufiq Ervantri menyampaikan, pada triwulan pertama, PMDN non UMK nilainya bertengger di angka Rp 5,847 triliun. Pada triwulan kedua nilainya naik menjadi Rp 6,438 triliun. 

"Iya untuk investasi PMDN Non UMK naik (di kisaran angka) Rp 500 miliar dari triwulan satu. Kalau total untuk keseluruhan PMDN di triwulan kedua ini baik yang non UMK dan UMK itu senilai Rp 13,043 triliun," kata Taufiq pada Radar Surabaya, Selasa (13/8). 

Dia menerangkan, terkait penyumbang terbesar jenis investasi di puncak pertama masih didominasi sektor tranportasi, gudang, dan telekomunikasi.

Nilai investasinya di triwulan kedua ini mencapai angka Rp 1,652 triliun dengan jumlah proyek sebanyak 235 proyek. 

"Urutan kedua ada perdagangan dan reparasi dengan jumlah proyek 984 dan nilai investasinya di angka Rp 1,285 triliun. Lalu berikutnya bidang perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan total 121 proyek dan nilai investasinya Rp 1,101 triliun," urainya. 

Selain itu, dia menyampaikan, sejumlah investasi baru yang tumbuh ada di bidang jasa.

Nilai investasinya secara keseluruhan mencapai angka Rp 276 miliar. Beberapa contohnya seperti Rumah Sakit Siloam Genteng dan Rumah Sakit Ciputra di Lakarsantri. 

Untuk diketahui, Ciputra Group membangun Ciputra Hospital di CitraLand Surabaya untuk melengkapi fasilitas kesehatan di perumhannya tersebut.

Ciputra Hospital yang dilengkapi dengan sejumlah alat kesehatan tercanggih ditarget dapat beroperasi tahun ini.

Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus menjelaskan, Ciputra Hospital memang dibutuhkan.

Selain penghuni CitraLand Surabaya sudah cukup besar lebih dari 10 ribu KK, juga banyak warga Surabaya yang setiap tahun harus ke luar negeri untuk berobat.

“Ciputra Hospital ini untuk kelas premium. Kami berharap, bisa menjadi alternatif terbaik sehingga tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat," kata Sutoto beberapa waktu lalu.

Bukan hanya investasinya yang besar, Ciputra Hospital bisa menjadi sarana medical tourism yang mana akan memberi dampak terhadap ekonomi bagi Kota Surabaya. (dim/fix/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#kota pahlawan #surabaya #pmdn #ciputra hospital #ciputra group #investasi