Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pameran Berikat Menjadi Solusi Pertumbuhan Ekonomi dan Wadah UMKM dalam Industri Mainan Anak Indonesia

Abdullah Munir • Jumat, 2 Agustus 2024 | 02:42 WIB
Dari kiri, Untung Basuki, Hardy Pangdani, Eri Cahyadi danIhsan Yunus meresmikan Indonesia Toys Paradise di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/8).
Dari kiri, Untung Basuki, Hardy Pangdani, Eri Cahyadi danIhsan Yunus meresmikan Indonesia Toys Paradise di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/8).

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Dunia mainan dan anak adalah alam semesta yang penuh dengan imajinasi, kreativitas, dan kebahagiaan.

Melalui bermain, anak-anak belajar berbagai keterampilan dasar seperti koordinasi motorik, pemecahan masalah, serta kemampuan sosial dan emosional.

Mainan adalah wadah di mana batasan hanya ada dalam imajinasi, membuka pintu bagi anak-anak untuk bermimpi, belajar, dan tumbuh dengan penuh sukacita.

Industri mainan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Mainan Indonesia (AIMI), pada tahun 2022, nilai pasar mainan mencapai Rp 10 triliun, meningkat sebesar 15 persen dari tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan daya beli masyarakat dan situasi yang mendorong daya beli masyarakat seperti kurikulum pendidikan nasional.

Pada tahun 2023, industri mainan terus menunjukkan tren positif dengan nilai pasar yang naik menjadi Rp 11,5 triliun, mencatat kenaikan sebesar 15 persen lagi.

Faktor-faktor seperti peningkatan populasi anak-anak, urbanisasi, dan penetrasi e-commerce turut mendukung perkembangan ini.

Melihat tren ini, proyeksi untuk tahun 2024 menunjukkan optimisme yang tinggi.

Industri mainan di Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh dengan pertumbuhan yang diproyeksikan mencapai 10 persen hingga 12 persen.

Investasi dalam inovasi produk, peningkatan kualitas, dan ekspansi ke pasar internasional akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.

Meskipun industri mainan di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih baik.

Beberapa tantangan utama seperti kemampuan membangun kolaborasi untuk mendorong daya inovasi dan pengetahuan antara berbagai macam pemangku kepentingan industri mainan tersebut.

Selain itu kolaborasi tersebut akan mendorong akses pasar, peningkatan kemampuan kapasitas produksi dan kemampuan berjejaring antara pemangku kepentingan Industri baik pemerintah, pelaku industri, perguruan tinggi serta lainnya dalam nasional maupun global supply chain.

Dalam hal ini yang juga sangat dibutuhkan adalah literasi pemahaman terkait berbagai regulasi ekspor, impor, Standart Nasional Indonesia (SNI) dan lainnya.

Dalam hal ini, Indonesia Toys Paradise (ITP) adalah pameran berikat tahunan pertama terbesar di Asia Tenggara yang hadir sebagai hub industri mainan menjadi langkah strategis yang sangat penting.

ITP bertujuan untuk menjawab tantangan yang ada di Industri mainan anak sehingga mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan UMKM di sektor indusri mainan anak anak. 

ITP juga akan berkontribusi dalam peningkatan ekonomi pariwisata dan MICE dengan peningkatan aktifitas para pelaku industri di pameran ini. (nir/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Indonesia Toys Paradise #pameran berikat #daya beli masyarakat #e-commerce #industri mainan #wali kota surabaya #surabaya