Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tren Investasi di Surabaya Meningkat, Paling Banyak di Kecamatan Pabean Cantikan

Dimas Mahendra • Senin, 22 Juli 2024 | 17:08 WIB
DAYA TARIK BARU: Berdasarkan sebaran wilayah kecamatan, pergerakan investasi ini banyak terjadi di area Kecamatan Pabean Cantikan.
DAYA TARIK BARU: Berdasarkan sebaran wilayah kecamatan, pergerakan investasi ini banyak terjadi di area Kecamatan Pabean Cantikan.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Sebagai kota besar, Surabaya masih menjadi magnet bagi para investor dalam menanamkan modalnya.

Optimisme tersebut juga terlihat dari pesatnya usaha dan perdagangan di kota ini.

Realisasi investasi di Surabaya selama enam bulan terakhir diprediksi bakal mengalami peningkatan signifikan.

Utamanya investasi di bidang perumahan, perdagangan dan pergudangan, dan telekomunikasi untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) non UMK.

Koordinator Promosi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya Hefli Syarifuddin menyampaikan, pada triwulan ke dua kali ini, nilai investasi diprediksi akan melebihi angka Rp 7 triliun.

"Kalau untuk saat ini (triwulan kedua) itu jika berdasarkan nilai investasinya ya, itu ada kawasan perumahan, perdagangan dan pergudangan, kemudian yang ketiga itu kafe dan restoran," kata Hefli, Minggu (21/7).

Jika dibandingkan tahun lalu, nilai investasi di Surabaya saat ini menurut dia menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan.

Terlihat dari Laporan Kinerja Penanaman Modal (LKPM) di triwulan pertama kemarin, nilai investasinya mencapai angka Rp 5,8 triliun.

Jenis PMDN non UMK yang mendominasi pada triwulan pertama kemarin itu adalah bidang transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan nilai investasinya sebesar Rp 2,068 triliun.

Kemudian diikuti bidang perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan nilai Rp 1,755 triliun.

"Kalau yang saat ini, perumahan itu yang paling banyak di wilayah Surabaya Barat. Kalau untuk yang kafe dan restoran itu dua titik yang banyak Surabaya Timur dan Surabaya Pusat," ucapnya.

Lebih lanjut, kalau berdasarkan sebaran wilayah kecamatan, pada triwulan pertama lalu, pergerakan investasi ini banyak terjadi di area Kecamatan Pabean Cantikan.

Pada kecamatan itu, ada sebanyak 82 proyek dengan nilai investasinya mencapai angka Rp 1,012 triliun.

"Kalau untuk detail yang triwulan kedua saat ini, kita sedang melakukan penyusunan untuk LKPM-nya. Cuma kalau untuk yang mendominasi jenis investasi saat ini di Surabaya itu perumahan," ujarnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #pmdn #investasi #investor #Pabean Cantikan