Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Digelar 11–14 Juli, SPE 2024 Hadirkan Lebih Dari 250 Pelaku Bisnis Industri Percetakan

Nurul Afiah • Selasa, 9 Juli 2024 | 14:32 WIB
OPTIMISTIS: CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim (empat dari kiri) bersama dengan para stakeholder usai press conference pameran SPE 2024, Senin (8/7).
OPTIMISTIS: CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim (empat dari kiri) bersama dengan para stakeholder usai press conference pameran SPE 2024, Senin (8/7).

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Perkembangan industri percetakan dan grafika di Indonesia memiliki kontribusi cukup besar dalam menciptakan stabilitas ekonomi nasional.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat untuk enam bulan ke depan optimisme pelaku usaha pada industri ini akan tetap stabil pada angka 73,5 persen.

Melihat peluang tersebut, Krista Exhibitions kembali akan menggelar pameran yang menghadirkan para pelaku bisnis di bidang mesin-mesin percetakan yakni Surabaya Printing Expo (SPE) 2024.

Berlangsung selama empat hari (11–14 Juli) di Grand City Convex Hall Surabaya, SPE 2024 tak hanya akan diramaikan oleh mesin cetak/offset, cetak digital, cetak tekstil, sablon, jasa cetak, alat-alat cetak terkini saja namun juga teknologi percetakan.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim mengungkapkan, gelaran pameran SPE 2024 meningkat 20 persen dari sebelumnya.

Baik dari segi jumlah maupun teknologi printing yang dihadirkan.

“Di tahun ke-17 pelaksanaanya, SPE berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar serta pengusaha di bidang percetakan bertaraf nasional maupun internasional. Ada 250 perusahaan yang berpartisipasi dan 10 di antaranya adalah UMKM,” ujarnya, Senin (8/7).

Pada SPE 2024, lanjut Daud, pameran ini merupakan peluang yang baik bagi para pengusaha grafika agar lebih termotivasi untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk unggulan.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Ahmad Mughira Nurhani mengatakan, kebutuhan akan produk percetakan secara digital akan terus berkembang.

“Di era digital saat ini, kebutuhan akan barang cetakan yang berkualitas tinggi dengan proses pekerjaan yang makin mudah dan cepat serta akurat merupakan pilihan yang harus diambil pelaku bisnis percetakan,” ucapnya.

Melalui SPE 2024 diharapkan para pengusaha grafika nasional dapat selalu meng-update diri dan fasilitas peralatan mesin-mesin grafikanya.

Tak hanya pameran, berbagai acara dan seminar menarik pun akan meramaikan gelaran SPE 2024.

Seperti workshop dan seminar dari PPGI dengan tema “Workshop Packaging & Branding UMKM” serta “Trend Inovasi dan Bisnis Desain dalam Industri Cetak”.

Juga ada seminar dari Media Print Pack Magazine terkait “AI & Bisnis Percetakan di Indonesia, Tren dan Solusinya”.

SPE 2024 terbuka oleh pelaku bisnis dan masyarakat mulai pukul 10.00 hingga 19.00.

Para pengunjung dapat melakukan registrasi online di link https://register.kristaonline.com/visitor/surabayaprintingexpo atau registrasi langsung di lokasi pameran. (rul/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Industri Grafika #Surabaya Printing Expo 2024 #pameran #surabaya #percetakan #grand city convex