Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Ini Penyebab Turunnya Tren Produksi Sayur

Mus Purmadani • Sabtu, 6 Juli 2024 | 02:02 WIB
Beberapa komoditas sayur mengalami penurunan produksi di berbagai daerah.
Beberapa komoditas sayur mengalami penurunan produksi di berbagai daerah.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Produksi sayuran hingga pertengahan tahun ini mengalami tren penurunan.

Hal ini tidak hanya terjadi di Jawa Timur saja, melainkan juga secara nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya menuturkan, terdapat dua komoditas yang harganya paling turun, yakni bawang putih dan kentang.

Penurunan produksi komoditas bawang putih turun hingga minus 65 persen. Jika pada tahun 2023 mulai Januari - Juni produksinya mencapai 585 ton, kemudian Januari - Juni 2024 menjadi 206 ton.

"Kemudian untuk komoditas kentang produksinya turun mencapai minus 45 persen. Jika pada tahun 2023 mulai Januari - Juni produksinya mencapai 158 ton, kemudian Januari - Juni 2024 menjadi 206 ton," katanya kepada Radar Surabaya, Jumat (5/7).

Kemudian, lanjut Rudy, cabai rawit mengalami penurunan hingga minus 3 persen.

Jika Januari - Juni 2023 produksi komoditas ini mencapai 311.634 ton, sedangkan tahun 2024 menjadi 301.935 ton.

"Untuk bawang merah produksinya turun -1 persen. Pada Januari-Juni 2023 produksi komoditas ini mencapai 239.140 ton. Sedangkan Januari-juni 2024 mencapai 236.950 ton," jelasnya.

Rudy mengatakan, memang terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu pada periode yg sama. Meski demikian masih mencukupi jika hanya untuk konsumsi Jatim saja.

"Turunnya produksi sayuran karena faktor El Nino. Dampak kekeringan menyebabkan produksi turun dan kualitas produk juga menurun cuaca ekstrem banyak menimbulkan hama penyakit," jelasnya.

Sementara itu, data Kementerian Pertanian (Kementan) produksi tanaman sayuran tahun 2023 menurun 4,34 persen dari tahun sebelumnya, yakni 15.270.427 ton menjadi 14.607.750 juta ton. (mus/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#jawa timur #produksi sayuran #bawang putih #dinas pertanian dan ketahanan pangan jatim