Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Sumbang 10.000 Bibit Mangrove, PLN Nusantara Power UP Gresik Lestarikan Lingkungan Pesisir Pantai

Indra Wijayanto • Kamis, 13 Juni 2024 | 02:16 WIB
SIMBOLIS: Senior Manager PLN UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar (dua dari kiri) melakukan penanaman mangrove di Banyuurip Mangrove Center.
SIMBOLIS: Senior Manager PLN UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar (dua dari kiri) melakukan penanaman mangrove di Banyuurip Mangrove Center.

GRESIK (Radar Surabaya Bisnis) - Melalui Srikandi PLN, PLN Nusantara Power UP Gresik berkomitmen dalam pelestarian lingkungan.

Hal itu dilakukan dengan menanam bibit mangrove di Banyuurip Mangrove Center (BMC) Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (12/6)

Pada kegiatan ini, PLN NP UP Gresik menggandeng Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Tirta Wening dalam penanaman 10.000 bibit mangrove sebagai upaya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PLN NP UP Gresik, Kepala Desa Banyuurip, Perwakilan DLH Kabupaten Gresik, serta perwakilan siswa-siswi dari SMK dan MA setempat.

Senior Manager PLN UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar menyampaikan harapan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, sudah menjadi komitmen PLN NP UP Gresik untuk turut andil dalam pemeliharaan lingkungan.

Salah satu komitmen dari perusahaan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Listrik, yakni terus bertransformasi untuk menjadi promotor Green and Clean Energy.

Pihaknya juga turut berpartisipasi dalam program-program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar perusahaan kami.

Senior Manager PLN UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar (enam dari kiri) memberikan bantuan 10.000 bibit mangrove untuk ditanam di Banyuurip Mangrove Center (BMC) Ujungpangkah, Gresik.
Senior Manager PLN UP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar (enam dari kiri) memberikan bantuan 10.000 bibit mangrove untuk ditanam di Banyuurip Mangrove Center (BMC) Ujungpangkah, Gresik.

"Pada hari ini saya bersama Srikandi PLN Nusantara Power UP Gresik hadir di sini untuk bisa turut berkontribusi menghijaukan Kembali pesisir dengan penanaman 10.000 bibit mangrove secara bertahap. Kami harapkan mangrove yang kita tanam hari ini dapat mengurangi laju abrasi di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Ujung Pangkah, khususnya sekitar pesisir Banyuurip ini," tutur Fauzi.

Lebih lanjut Fauzi menambahkan, Srikandi PLN diberikan tanggung jawab dan hak yang sama sehingga para anggota Srikandi PLN bisa lebih produktif dalam menjalankan peran dalam karir, keluarga, dan sosial.

Bahkan Srikandi PLN diberikan wadah melakukan sharing dan berbagi pengalaman tak hanya di internal tetapi juga eksternal perusahaan dengan sebutan Srikandi Movement.

"Dan hari ini kegiatan Srikandi Hijaukan Bumi ini merupakan wujud keterlibatan dan kegiatan volounteer kepada lingkungan dan masyarakat," tambah Fauzi.

PLN NP menargetkan seluruh pegawainya untuk terjun sebagai relawan dalam berbagai aktivitas sosial di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dalam bentuk Nusantara Volounteering Program (NVP).

Kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian komunitas pegawai PLN NP dan meningkatkan kerekatan mereka dengan perusahaan maupun masyarakat sekitar.

Masih kata Fauzi, NVP menjadi salah satu komitmen PLN NP terhadap tanggung jawab sosial perusahaan dengan melibatkan karyawan pada kegiatan sukarela untuk menjawab kebutuhan dan solusi terhadap permasalah sosial maupun lingkungan.

Baik perusahaan, karyawan maupun masyarakat akan memetik manfaat dari kegiatan kesukarelaan ini.

TANGGUNG JAWAB SOSIAL: Pemberian bantuan bibit mangrove menjadi salah satu upaya PLN Nusantara Power UP Gresik untuk mendukung pelestarian lingkungan.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL: Pemberian bantuan bibit mangrove menjadi salah satu upaya PLN Nusantara Power UP Gresik untuk mendukung pelestarian lingkungan.

"Program NVP dilakukan untuk memberi ruang gerak bagi pegawai dalam aktivitas sukarela untuk mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas serta kepuasan hidup baik fisik maupun emosional bagi pegawai," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banyuurip Ikhsanul Haris menyampaikan terima kasih kepada PLN NP UP Gresik, harapannya akan kerja sama dalam membangun lingkungan ini.

Menurutnya, diperlukan sinergi yang masif untuk secara kontinyu meningkatkan pemeliharan lingkungan.

"Kami berharap kerja sama ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat untuk semua pihak," kata Haris.

Dalam kegiatan ini juga diisi edukasi lingkungan oleh Environmental Youth Activist, Aeshnina Azzahra Aqilani. Mengambil tema "Generasi Muda Melek Bahaya Sampah Plastik" Nina panggilan akrabnya, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama untuk mengurai sampah plastik.

Gadis berusia 16 tahun asal Gresik ini sejak kecil sudah terbiasa dekat dengan alam.

 

Nina dengan gamblang memberikan informasi akan bahaya sampah plastik.

“Plastik, kalau dibuang akan memunculkan mikroplastik serta  mencemari lingkungan dan lingkungan akan rusak. Apalagi kalau dibakar, akan melahirkan dioksin dan senyawa berbahaya lain,” jelasnya. (ind/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bibit mangrove #pesisir pantai #ujungpangkah #PLN Nusantara Power UP Gresik #PLN Nusantara Power #gresik #Banyuurip Mangrove Center