Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Agar Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Bakal Ikut Awasi Penjualan LPG 3 kg

Dimas Mahendra • Selasa, 11 Juni 2024 | 14:05 WIB
Agar penjualan LPG subsidi tepat sasaran, Pemkot Surabaya bakal ikut mengawasi penjualannya.
Agar penjualan LPG subsidi tepat sasaran, Pemkot Surabaya bakal ikut mengawasi penjualannya.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) Mulai 1 Juni lalu pemerintah pusat telah menerapkan aturan pembelian LPG 3 kilogram (kg).

Dimana setiap warga setiap melakukan transaksi pembelian LPG subsidi diwajibkan membawa KTP. Tujuannya, agar penyaluran subsidi bisa tepat sasaran. 

Terkait kebijakan tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku siap melaksanakan ketentuan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat.

Hal ini menurut dia kurang lebih hampir sama dengan kebijakan pemerintah kota mengenai satu rumah maksimal 3 KK. 

Tujuannya sama, agar intervensi pemerintah terhadap warga yang kurang mampu bisa tepat sasaran.

"Saya sepakat, semua subsidi itu adalah untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan," kata Eri. 

Eri menegaskan, LPG 3 kg ini jelas peruntukkannya untuk warga kurang mampu.

Itulah kenapa, LPG 3 kg ini disebut sebagai LPG subsidi pemerintah.

Bagi warga yang mampu, tidak elok baginya memanfaatkan LPG subsidi ini. Harusnya, menurut Eri, mereka membeli LPG yang non subsidi. 

"Kalau yang mampu, belilah LPG 12 kg, tapi yang tidak mampu, belilah 3 kg. Tapi kan kadang kita ini, yang mampu memiliki usaha, pakai yang 3 kg," ucapnya. 

Oleh karena itu, Eri mengimbau para masyarakat agar bisa menyadari mengenai layak atau tidaknya dia membeli LPG subsidi 3 kg ini.

Dia ingin, sesama warga Surabaya bisa saling membantu. Dengan begitu, kerukunan dapat terus berjalan di Surabaya. 

"Kalau yang mampu, bantulah yang tidak mampu. Jangan sampai bantuan pemerintah untuk orang miskin tidak tepat sasaran," ujarnya. 

Ke depan, pemkot bakal melakukan pengawasan terhadap penjualan LPG ini.

Seluruh pedagang akan diminta membuat laporan mengenai data pembeli LPG 3 kilo ini.

Dia mengaku, pemerintah kota siap tegak lurus dengan pemerintah pusat untuk kepentingan umat. 

Dia menyampaikan, memang dalam menerapkan aturan yang pro rakyat kecil ini pasti akan banyak menemukan kendala.

Namun, jika tidak segera ditindaklanjuti dan dijalankan, maka yang akan terdampak nantinya adalah warga miskin di Surabaya. (dim/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#LPG 3 kg #surabaya #pemkot surabaya #lpg subsidi