Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Akhirnya! Harga Telur Mulai Turun, Ada yang di Bawah HAP

Mus Purmadani • Selasa, 28 Mei 2024 | 02:10 WIB
MELANDAI: Sejak sepekan terakhir harga telur ayam sudah mengalami penurunan.
MELANDAI: Sejak sepekan terakhir harga telur ayam sudah mengalami penurunan.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Setelah sempat terus melambung dan tak kunjung turun, sejak sepekan terakhir harga telur ayam mulai turun.

Jika sebelumnya harga komoditas ini mencapai Rp 30.000 per kilogram (kg), namum saat ini ada yang sudah di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) Rp 27.000 yakni Rp 26.000 per kg.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata komoditas telur ayam per Senin (27/5), yakni Rp 27.855 per kg.

Untuk harga rata-rata tertinggi di Kota Blitar Rp 30.000 per kg. Dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Magetan Rp 26.333 per kg.

Sementara itu untuk harga komoditas ini di sejumlah pasar Surabaya mencapai Rp 28.000 per kg.

Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Rofi Yasifun mengatakan, harga telur ayam on farm di Blitar per Senin (27/5), Rp 23.700 – Rp 24.000 per kg. Sedangkan Harga Pokok Produksi (HPP) Rp 24.500 per kg.

"Artinya harga on farm pada kisaran HPP, impas dengan banyak produksi. Yang efisien bisa sudah dapat profit sedikit, sedangkan yang kurang efisien bisa tidak cukup," katanya kepada Radar Surabaya.

Rofi mengaku harga telur ayam di pasaran relatif stabil pada kisaran Rp 28.000- Rp 30.000 per kg.

Menurutnya, hulu hilir mendapatkan margin wajar. "Konsumen tidak keberatan jika harga Rp 30.000," katanya.

Sementara itu, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) masih menemukan harga telur ayam masih di atas ketentuan HAP yang diatur pemerintah yakni Rp 27.000 per kg.

Namun, Deputi III Bidang Perekonomian KSP Edy Priyono mengatakan, harga telur ayam di beberapa daerah masih terpantau lebih tinggi lagi, sehingga terjadi disparitas antar beberapa daerah.

"Perbedaan harga khususnya ada lima provinsi dengan harga tertinggi yaitu Maluku Utara Rp 39.200 per kg, Papua Barat Rp 38.600 per kg, Maluku Rp 37.400 per kg, Papua Barat Rp 37.400 per kg dan Gorontalo Rp 34.550 per kg," katanya dalam rapat koordinasi inflasi dikutip dari YouTube Kemendagri RI, Senin (27/5). (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#jawa timur #Paguyuban Peternak Rakyat Nasional #harga telur #HAP #hpp #surabaya #bahan pokok