SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - PT Jamu Iboe Jaya terus melakukan inovasi produk.
Selain untuk mempertahankan market juga agar para generasi milenial semakin familiar dan suka dengan jamu dan minuman kesehatan herbal.
Stephen Walla, Direktur Utama Jamu Iboe menjelaskan, saat ini salah satu tantangan terberat adalah bagaimana mengenalkan produk jamu dan minuman kesehatan herbal pada generasi milenial. Sebab mereka hidup di era yang serba modern dan digital.
“Karena itu kami harus terus berkreasi dan berinovasi agar produk yang kami hasilkan sesuai dengan era-nya,” ujar Stephen saat memperkenalkan produk terbaru Gati Jamu, Selasa (21/5).
Dikatakan Stephen, segmen milenial memang menjadi salah satu target utama Jamu Iboe.
Sebab merekalah yang akan meneruskan estafet produk jamu. Namun diakui, hal itu memang tidak muda. Sebab zamannya sudah berbeda jauh dengan generasi dulu.
Untuk itu, selain produk harus dikemas dengan menarik, eye-cathcing dan kekinian.
Selain itu, produk jamu dan minuman kesehatan herbal juga harus yang sesuai dengan kebutuhan pasar termasuk anak-anak muda sekarang.
Misalnya, produk minuman kesehatan, pihaknya menyiapkan banyak varian rasa seperti kulit manggis, aloe vera, milk tea, golden tamarin, alang-alang lychee tea, jahe orange shake, rosella strawberry, aloe vera matcha latte, beras kencur, green tamarin, temu lawak dan lainnya.
“Sekarang ada lebih dari 20 varian rasa dan warnanya. Memang harus dikreasi yang lebih menarik agar gen-Z dan milenial tertarik dan jadi minuman lifestyle,” tambah Stephen.
Selain terus melakukan riset, pihaknya juga menggandeng banyak kampus untuk membuka outlet dan sekaligus melakukan penelitian seperti dengan Unair, Ubaya, Petra dan lainnya.
Selain itu juga aktif membuka outlet baru di mal, di kafe-kafe atau hotel.
Dengan begitu, produk jamu dan minuman kesehatan herbal Jamu Iboe semakin dikenal masyarakat.
Tidak hanya yang sudah dewasa, namun juga Gen-Z dan milenial. Saat ini pihaknya sudah memiliki sejumlah outlet di Surabaya, Jakarta dan beberapa kota lainnya.
“Tahun ini kami rencana nambah minimal outlet lagi. Kami juga aktif dalam berbagai event baik lokal, nasional maupun internasional. Seperti di event World Water Forum di Bali kami juga support,” ungkapnya.
Terkait produk baru Gati Jamu (jaga hati, jaga imun), dia mengaku, produk ini sekaligus untuk memperingati Hari Jamu tanggal 27 Mei nanti.
Gati Jamu dimaksudkan agar masyarakat termasuk Gen-Z dan milenial ada perhatian terhadap jamu. Namun juga ada perhatian menjaga kesehatan.
Komposisi Gati Jamu ada temulawak, susu fermentasi yang mengandung probiotik, lemon teh hitam dan porang.
Porang banyak kandungan serat yang bagus untuk program diet. GatiJamu memiliki rasa khas, segar, ada sedikit rasa asam dan rasa khas dari porang.
“Yang menarik porang hitam yang dijadikan topping dibentuk seperti boba sehingga banyak diminati anak anak muda,” pungkas Stephen. (fix/nur)
Editor : Nurista Purnamasari