Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Kinerja Makin Moncer, Q1/2024, Pendapatan ELPI Naik 41 Persen dan Laba Bersih Tumbuh 42 Persen

Moh. Afik • Selasa, 30 April 2024 | 15:48 WIB
MAKIN MONCER: Di kuartal I/2024 ELPI mencatatkan pendapatan naik 41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
MAKIN MONCER: Di kuartal I/2024 ELPI mencatatkan pendapatan naik 41 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Mengawali tahun 2024, kinerja PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) semakin moncer. 

Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan sebesar 41 persen di kuartal I tahun 2024 (Q1/2024) dengan nilai sebesar Rp 300,6 miliar.

Pendapatan tersebut naik dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama (QoQ) tahun sebelumnya yang sebesar Rp 212,5 milar.

Menurut Direktur Keuangan ELPI, Efilya Kusumadewi, peningkatan pendapatan tersebut karena dipicu beberapa faktor diantaranya peningkatan utilisasi dan efisiensi yang lebih tinggi.

Selain itu juga adanya pembaharuan kontrak existing maupun penambahan kontrak baru yang memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan pada Kuartal I 2024.

“Sepanjang periode kuartal I tahun 2024 laba bersih perseroan sebesar Rp 63 miliar naik 42 persen dari tahun lalu periode yang sama (QoQ) sebesar Rp 44,4 miliar,” kata Efilya, dalam keterangan resminya, Senin (29/4).

“Segmen offshore berkontrobusi 89 persen dan sisanya, 11 persen dari  non-offshore,” imbuhnya.

Dijelaskan Efilya, pada kuartal I/2024, rasio keuangan juga terjaga dengan baik.

Secara Grup tetap mampu menjaga dan memenuhi covenant yang telah ditetapkan oleh bank kreditur yaitu dengan ketentuan untuk DER kurang dari 230 persen, DSCR di atas satu kali (100 persen) dan current ratio di atas satu kali (100 persen).

“Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Grup mencatatkan peningkatan EBITDA sebesar 30 persen (QoQ) menjadi Rp 99,7 miliar. Sedangkan pada aspek solvabilitas, Debt to Equity Ratio (DER), Debt Service Ratio (DSCR) dan current ratio masing-masing tercatat sebesar 24 persen, 1,97, dan 728 persen,” tambah Lya, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Eka Taniputra, Direktur Utama ELPI menambakan, sepanjang Q1/2024 segmen bisnis juga masih terjaga dengan baik.

Hal ini terlihat dari segmen offshore berhasil membukukan peningkatan pendapatan dan tetap mendominasi dengan nilai sebesar Rp 198 miliar atau setara 27 persen (QoQ)

“Sedangkan, segmen non-offshore mengalami peningkatan pendapatan menjadi sebesar Rp 102,5 miliar atau setara 79 persen (QoQ) per 31 Maret 2024 dari jumlah keseluruhan pendapatan Group,” ujar Eka.

Terkait prospek bisnis di tahun 2024, pihaknya sangat yakin masih cukup bagus.

Sebab itu, pihaknya akan intensif melakukan perluasan wilayah operasional dan ekspansi lini bisnis baru baik di dalam maupun di luar negeri terutama di Kawasan Asia Tenggara.

Pihaknya akan mengalokasikan CAPEX untuk ekspansi dan eksplorasi entitas usaha dan afiliasi yang dimiliki saat ini.

Selain itu juga penambahan armada baru untuk menunjang kebutuhan offshore dan transshipment sebagai penunjang pencapaian target perusahaan seperti menambah lima kapal tug barge.

“Kami optimistis, dengan langkah strategis yang kami lakukan, ELPI akan mencapai pertumbuhan lebih baik tahun ini. Kami terus meng- explore wilayah operasional baru terutama dari lini bisnis transshipment. Kami juga mengoptimalisasi utilisasi armada kapal yang telah selesai pembangunanya,” pungkas Eka. (fix/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kinerja perseroan #pendapatan #laba bersih #ELPI #Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari