SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - Beberapa komoditas bahan pangan mengalami lonjakan harga menjelang hingga pasca lebaran.
Namun beberapa komoditas harganya cukup stabil, bahkan mulai mengalami penurunan.
Salah satunya daging sapi yang harganya cukup stabil, yakni dikisaran angka Rp 120 ribu sampai Rp 125 ribu per kilogramnya.
Diperkirakan harga daging sapi akan segera mengalami penurunan.
Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Surya Fajar A. Isnugroho mengaku, saat momen H-3 lebaran kemarin, harga daging sapi memang sempat mengalami kenaikan.
Angkanya ada di kisaran Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu perkilogram. Hanya saja, menurut dia kenaikan itu berlangsung sebentar.
"H-3 jelang lebaran sampai lebaran ada kenaikan harga," kata Fajar dikutip Selasa (16/4).
Fajar menjelaskan, kenaikan itu menurut dia adalah hal yang lumrah. Karena momennya adalah lebaran.
Biasanya menurut dia, sebelum momen lebaran ini, harga daging sapi relatif stabil dan terkendali.
Angkanya berada di kisaran Rp 115 ribu sampai Rp 120 ribu perkilogramnya.
"(Sekarang, harga) daging sapi kelas 1 itu tepatnya di Rp 120 ribu sampai Rp 125 ribu per kilogramnya," ucap dia.
Harga ini menurut Fajar akan bertahan sampai selesai masa libur lebaran.
Artinya, Fajar menyampaikan, mulai besok harga daging sapi ini diprediksi akan mengalami penurunan harga kembali.
Dia menyebut harganya diperkirakan normal di angka Rp 115 ribu sampai Rp 120 ribu perkilo.
"(Sebab) pemotongan sudah mulai operasional sejak Minggu lalu. Untuk stok alhamdulillah aman semua," ujarnya.
Pantauan di pasar Wonokusumo, harga daging sapi saat ini masih di angka Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu per kg.
Harga ini menurut salah seorang pedagang memang sudah terjadi sejak sebelum libur lebaran.
"Iya biasanya memang segitu. Kadang sebelum hari raya ya Rp 115 ribu perkilo," kata Amin, salah seorang pedagang daging sapi di sana.
Berbeda dengan daging sapi, justru harga cabai hingga saat ini masih tinggi.
Cabai rawit perkilogramnya di pasar tersebut mencapai angka Rp 70 ribu. Sedangkan untuk cabai besar Rp 80 ribu perkilogram.
"Kalau telur turun minggu lalu Rp 27 ribu perkilogram. Sekarang Rp 26 ribu perkilonya. Kalau bawang merah sama masih di Rp 38 ribu perkilo," ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Dwi Suryaning Endah Yanie mengatakan, kenaikan harga ini salah satu penyebabnya momen libur panjang.
Kendati begitu, dia memastikan harga ini akan segera kembali stabil setelah momen libur panjang ini selesai.
"Seminggu setelah lebaran (harga diperkirakan stabil kembali," ucap Dwi. (dim/nur)