MALANG (Radar Surabaya Bisnis) - Pada masa libur lebaran 2024, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyiapkan langkah antisipasi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Pengelola kawasan, menambah jumlah kuota dari sebelumnya 2.752 orang per hari menjadi 5.504 orang per hari.
"Penambahan kuota dilakukan pada periode 11-15 April 2024, dengan sejumlah ketentuan," kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani di Kota Malang, Jawa Timur, dikutip Minggu (14/4).
Sejumlah ketentuan tersebut, lanjutnya, untuk wisatawan yang akan melihat matahari terbit di kawasan Gunung Bromo dan masuk ke taman nasional pada dini hari, dibuka seperti biasa dengan jumlah kuota sebanyak 2.752 orang.
Kemudian, jika kuota sebanyak 2.752 orang tersebut telah habis, pengunjung tidak diperkenankan masuk ke kawasan taman nasional dan dapat menunggu kuota tambahan yang dimulai pada pukul 07.00 WIB sebanyak 2.752 orang.
"Penambahan kuota baru dilakukan setelah pukul 07.00 WIB karena mempertimbangkan kenyamanan pengunjung pada sejumlah lokasi dan meminimalisasi kepadatan arus lalu lintas pada jalur menuju titik-titik tersebut," jelasnya.
Balai Besar TNBTS mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur mencapai 8.308 orang.
Jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Bromo tercatat mengalami lonjakan pada Sabtu (13/4).
"Pada Sabtu (13/4), kurang lebih kunjungan wisatawan ke Bromo mencapai 3.627 orang yang terdiri dari 3.580 wisatawan nusantara dan 47 orang wisatawan mancanegara," terangnya.
Jumlah kunjungan pada hari Sabtu tersebut jauh berbeda jika dibandingkan pada hari pertama perayaan Idul Fitri.
Dimana jumlah kunjungan wisatawan tercatat hanya sebanyak 616 orang.
Jumlah itu terdiri dari 610 wisatawan nusantara dan enam orang wisatawan mancanegara.
Sementara pada hari kedua perayaan Idul Fitri atau Kamis (11/4), sudah mulai ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan menjadi sebanyak 1.554 orang.
Dari jumlah itu, 1.519 orang merupakan wisatawan nusantara dan 35 wisatawan mancanegara.
Kemudian pada H+1 lebaran atau pada Jumat (12/4), kunjungan wisatawan kembali mengalami peningkatan menjadi 2.511 orang.
Yakni terdiri dari 2.485 wisatawan nusantara dan 26 orang wisatawan asing.
Berdasarkan catatan Balai Besar TNBTS, jumlah kunjungan wisatawan di salah satu destinasi wisata utama di Jawa Timur tersebut sepanjang 2023 mencapai 368.507 orang.
Jumlah tersebut, terbagi dari 355.297 wisatawan nusantara dan sebanyak 13.210 orang merupakan wisatawan mancanegara.
Kunjungan itu, juga memberikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 14,70 miliar. (ant/nur)
Editor : Nurista Purnamasari