Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Segini Perkiraan Perputaran Uang Selama Ramadan dan Lebaran

Mus Purmadani • Sabtu, 6 April 2024 | 13:45 WIB
Tingginya daya beli masyarakat dan penarikan uang masyarakat membuat perputaran uang di Ramadan cukup tinggi.
Tingginya daya beli masyarakat dan penarikan uang masyarakat membuat perputaran uang di Ramadan cukup tinggi.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Momen Ramadan dan lebaran memang menjadi berkah bagi banyak sektor usaha.

Hal ini karena daya beli masyarakat meningkat dan kebutuhan mereka juga meningkat.

Sehingga Masyarakat akan mengeluarkan lebih banyak uang untuk berbelanja.

Bank Indonesia (BI) Jawa Timur memperkirakan perputaran uang di Jatim selama Ramadan atau menjelang Lebaran 2024 akan mengalami outflow (arus uang keluar lebih banyak dibandingkan arus uang masuk) atau mencapai Rp13,7 triliun.

Kepala BI Jatim Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, selama Januari - April 2034 mendatang merupakan periode puncak outflow dengan mempertimbangkan momen Imlek, Pemilu, Ramadan dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan.

“Realisasi outflow pada Januari 2024 tercatat Rp 637 miliar, lalu pada Februari mencapak Rp 4,5 triliun dan Maret mencapai Rp 13,7 triliun sehubungan dengan kebutuhan pemenuhan uang perbankan dan masyarakat untuk momen Imlek, Ramadan dan Idul Fitri,” katanya, Jumat (5/4).

Erwin menambahkan, BI melakukan strategi pemenuhan kebutuhan uang dengan pembuatan proyeksi penarikan uang perbankan oleh perbankan.

Menurutnya, bulan Januari hingga Maret merupakan periode puncak outflow dengan mempertimbangkan momen Imlek, Pemilu, Ramadan dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan.

Lebih lanjut Erwin mengatakan, strategi pemenuhan kebutuhan dilakukan dengan pembuatan proyeksi penarikan oleh perbankan, pembukaan 500 titik layanan penukaran di perbankan di seluruh wilayah kerja BI se-Jatim, layanan kas luar kantor oleh BI se-Jatim.

Menurutnya, BI Jatim menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 23,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada momen Ramadan dan lebaran Idul Fitri tahun ini.

Erwin mengatakan, jumlah uang yang disiapkan untuk penukaran maupun untuk alokasi penarikan uang melalui mesin ATM padal lebaran tahun ini meningkat 4 persen dibandingkan uang kartal untuk lebaran pada 2023.

“Realisasi uang yang dibutuhkan masyarakat di Jatim untuk lebaran pada tahun lalu adalah Rp 22,3 triliun. Tahun ini ditingkatkan sedikit 4 persen menjadi Rp 23,2 triliun,” pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ramadan #perputaran uang #lebaran #sektor usaha