Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Ibu Kota Pindah ke IKN Jakarta Bakal Jadi Apa??

Nurista Purnamasari • Minggu, 18 Februari 2024 | 17:57 WIB
Pasca kepindahan ibu kota ke Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara apakah Jakarta masih jadi pusat bisnis?
Pasca kepindahan ibu kota ke Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara apakah Jakarta masih jadi pusat bisnis?

JAKARTA – Jakarta yang saat ini masih menjadi ibu kota negara memang menjadi kota yang maju dan berkembang pesat.

Bukan hanya menjadi pusat pemerintahan saja, namun juga pusat bisnis dan gaya hidup.

Setelah nanti ibu kota negara dipindah ke wilayah Kalimantan, tepatnya di dua kabupaten yakni, Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, bagaimana nasib Jakarta.

Apakah masih akan menjadi pusat bisnis dan berbagai aktivitas keuangan, apakah masih menjadi pusat mobilitas masyarakat.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan, Jakarta akan menjadi kota pusat bisnis dan finansial setelah pemerintahan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Tentu Jakarta akan menjadi financial center, pasti. Bisnis dan financial center akan di sini, kita akan punya financial superhub baru," ujar Bambang di Jakarta, Sabtu (17/1).

Bambang menyebutkan financial superhub baru ini sudah dilakukan oleh Kazakshtan dengan Astana, ibu kota baru setelah Almaty.

Oleh karena itu, Indonesia dan Kazakshtan menandatangani nota kesepahaman dan menjadikan IKN dan Astana sebagai sister city.

Pemindahan ibu kota ke IKN akan menciptakan hubungan yang saling menguatkan bagi dua kota.

Yakni Jakarta akan menjadi pusat bisnis dan finansial, sedangkan IKN kota cerdas dan inklusif.

Jakarta tetap menjadi magnet yang menarik untuk tetap berkembang dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa semakin berkembang dan merata.

"Kita akan mempunyai economy superhub di luar Jakarta," kata Bambang.

Sementara itu, Direktur Regional I Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Abdul Malik menuturkan, peran Jakarta menjadi sangat penting setelah ibu kota negara pindah ke IKN. Sebab, Jakarta sudah menjadi kawasan metropolitan nomor dua terbesar di dunia setelah Tokyo.

Jakarta dan wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan menjadi wilayah aglomerasi terbesar di dunia.

"Banyak ahli meramalkan, arahnya itu akan menjadi dua sistem megapolitan, yaitu Jakarta dan cekungan Bandung. Itu akan menjadi dua motor penggerak utamanya," ucap Abdul.

Dengan pemindahan ibu kota ke luar Jawa tidak serta merta menjadikan Jakarta yang bukan lagi ibu kota surut aktivitas bisnis dan finansialnya.

Berbagai sektor dan lini bisnis maupun keuangan yang sudah ada di sana bakal terus berkembang. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ibu kota #bisnis #jakarta #IKN