Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Pasokan Pangan untuk Periode Ramadan Dipastikan Aman, Ini Rinciannya

Nurista Purnamasari • Minggu, 4 Februari 2024 | 17:42 WIB
Kementerian Perdagangan memastikan pasokan bahan pangan menjelang Ramadan aman dan memadai.
Kementerian Perdagangan memastikan pasokan bahan pangan menjelang Ramadan aman dan memadai.

JAKARTA - Pasokan bahan pangan berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag) jelang bulan puasa Ramadan dipastikan mencukupi.

"Seluruh persediaan cukup (untuk menyambut Lebaran dan Ramadan 2024), terutama beras," papar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Minggu (4/2).

Laki-laki yang akrab disapa Zulhas ini menuturkan, sebelumnya memang sempat terjadi gangguan pasokan beras di dalam negeri.

Akhirnya pemerintah memutuskan untuk melakukan impor beras dalam jumlah yang besar untuk mencukupi Cadangan beras.

Keputusan ini dinilai sebagai solusi mengatasi masalah ketersediaan beras nasional.

"Memang (sempat) ada gangguan suplai dalam negeri, oleh karena itu kemarin sudah impor 2 juta ton lebih dan tahun ini juga lebih dari 2 juta ton," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan mencukupi. Impor beras dilakukan sebagai upaya menguatkan stok CBP tahun ini.

"Stok beras kita cukup sampai peak season nanti. Kita tahu Februari ada Pemilu, Maret ada Ramadan dan April nanti Idul Fitri," ujarnya.

Arief menuturkan, untuk pasokan dari dalam negeri diproyeksikan hampir 1 juta ton beras di Januari 2024.

Sementara kebutuhan bulanan mencapai 2,5 juta ton - 2,6 juta ton. Arief memprediksi kekurangan beras pada awal tahun sekitar 2,8 juta ton.

"Tapi kita akan cover dengan yang carry over 2023 dan importasi yang masuk di 2024. Jadi saya rasa cukup stoknya," tuturnya.

Berdasarkan data Cadangan Pangan Pemerintah yang dihimpun Bapanas per 2 Februari 2024 tercatat beras sebanyak 1,25 juta ton, gula pasir 10.936 ton, daging sapi 109,82 ton, daging kerbau 41.957 ton.

Kemudian jagung 123.079 ton, kedelai 0,58 ton, daging ayam 0,19 ton, minyak goreng 5.269 kiloliter, bawang merah 0,02 ton, bawang putih 0,76 ton, telur ayam 5 ton, ikan 893,19 ton. (bis/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ramadan #bahan pangan #kemendag