Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Anggaran Pupuk Subsidi Ditambah, Kini Belinya Lebih Gampang, Simak Persyaratannya

Nurista Purnamasari • Rabu, 10 Januari 2024 | 16:09 WIB
PENUHI KEBUTUHAN PETANI: Pemerintah menambah anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 14 triliun.
PENUHI KEBUTUHAN PETANI: Pemerintah menambah anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 14 triliun.

JAKARTA – Menjelang masa tanam II atau setelah masa tanam I yang telah berlangsung sejak akhir tahun 2023 lalu Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dengan adanya tambahan anggaran dana sebanyak Rp 14 triliun.

“Menteri Pertanian telah menangkap kegelisahan petani di seluruh pelosok daerah yang meminta kepastian ketersediaan pupuk bersubsidi dan langsung mengusulkan anggaran tambahan. Alhamdulillah Presiden Joko Widodo telah menyetujui,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri di Jakarta dikutip dari Antara, Selasa (9/1).

Kementan berusaha menjaga ketersediaan pupuk mampu memenuhi kebutuhan para petani. Termasuk pada masa tanam (MT) I pada Oktober 2023 hingga Maret 2024.

Dengan total target tanam seluas 6,3 juta hektare maka pupuk yang dibutuhkan 2,4 juta ton.

“Dengan sisa target tanam Januari-Februari 2024 seluas 3,9 juta hektare, kebutuhan pupuk sekitar 1,6 juta ton. Sehingga ketersediaan pupuk 1,7 juta ton masih mencukupi,” terangnya.

Selain memastikan stok pupuk bersubsidi mencukupi, lanjutnya, Kementan saat ini juga telah mempermudah mekanisme penebusan pupuk bersubsidi.

Petani kita bisa mendapatkan pupuk bersubsidi di kios terdekat dengan menggunakan KTP saja.

Tidak perlu lagi harus terdaftar pada beraneka sistem yang sebelumnya diberlakukan.

“Sekarang petani cukup menggunakan KTP untuk menebus pupuk bersubisidi. Mereka bisa mengambil di kios-kios yang sudah mendata namanya,” sebutnya.

Melalui adanya kepastian stok pupuk dan kemudahan akses, Kuntoro berharap petani bisa berproduksi dengan baik.

“Januari-Februari ini menjadi momen penting bagi semua petani padi sehingga kebutuhan pupuk sangat krusial. Kami akan terus memonitor dan memastikan pupuk bisa termanfaatkan dengan baik oleh mereka,” tutur dia.

Adapun penambahan anggaran pupuk subsidi telah disetujui Presiden Joko Widodo sebesar Rp 14 triliun.

Kini, anggaran tersebut tinggal menunggu proses dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman telah menyampaikan bahwa proses dikabulkannya permintaan petani tersebut pasca ia berkeliling ke 11 provinsi.

Menurutnya, rata-rata keluhan mereka adalah kurangnya pasokan pupuk subsidi untuk meningkatkan produksi.

Dia pun bergegas menyampaikan penambahan anggaran ke Presiden Joko Widodo. (ant)

Editor : Nurista Purnamasari
#pupuk subsidi #petani #kementan