SURABAYA – Kerja sama strategis dilakukan Manzone, Cleo dan Muklay untuk menghasilkan karya green fashion. Betapa tidak, untuk pertama kalinya Manzone memproduksi kaos berbahan baku plastik daur ulang.
Menurut CEO PT Mega Perintis Indonesia Tbk Verosito Gunawan, kolaborasi ini bukan hanya sekadar tren fashion, tapi juga sebuah inovasi yang berkomitmen dalam pengelolaan sampah plastik.
Acara launching ini diadakan di dua kota, yaitu Gandaria City Jakarta dan Pakuwon Mall Surabaya. Mengusung tema Waste To Wardrobe, Manzone dan Cleo tidak hanya menciptakan green fashion yang ramah lingkungan, tetapi juga mengingatkan anak muda akan pentingnya memilih gaya hidup yang sehat dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini bukan hanya tentang menciptakan high quality fashion, tetapi juga tentang memberikan inspirasi untuk hidup sehat dan sustainable. Koleksi ini terbuat dari plastik PET daur ulang di setiap potongannya.
Tiap kaos dilengkapi dengan sentuhan seni dari Muklay, salah satu visual artist Indonesia yang sebelumnya pernah berkolaborasi dengan banyak brand internasional. Ia menghadirkan karakter yang menggambarkan kegiatan hidup sehat dan sustainable.
"Kaos kami bukan hanya untuk dipakai, tetapi juga menjadi pernyataan bahwa gaya hidup sehat dan peduli lingkungan bisa dimulai dari pilihan pakaian kita. Untuk sementara kami produk terbatas dan kami pasarkan di 25 outlet Manzone dari 92 outlet yang kami miliki," ucap Verosito, Rabu (13/12).
Hermanto Tanoko, Founder dan CEO Tancorp mengatakan, kerja sama ini membuktikan komitmen Cleo dalam menjaga keberlangsungan lingkungan yang sehat. Sebab sampah plastik akan didaur ulang dijadikan barang yang memiliki nilai ekonomi.
Dia menggambarkan, setiap satu kaos membutuhkan sekitar 1 kg sampah plastik. Itu setara dengan 250 botol Cleo mini. Bisa dibayangkan betapa banyak sampah plastik yang bisa di-recycle dan digunakan untuk memproduksi green fashion ini jika nanti diproduksi masal.
“Sekarang memang masih limited. Tapi nanti kalau responsnya bagus, tidak menutup kemungkinan Manzone akan memproduksi kaos green fashion ini lebih banyak lagi,” kata Hermanto.
Sementara itu, Melisa Patricia, Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk menambahkan, kolaborasi ini adalah satu dari rangkaian inovasi Langkah Murni, program Cleo dalam pengelolaan sampah plastik. Ini langkah kecil yang signifikan dalam mendukung kelestarian lingkungan.
Dengan menghadirkan koleksi ini, Manzone dan Cleo berharap dapat menginspirasi pecinta fashion dan juga masyarakat untuk berpikir lebih bijak tentang dampak pilihan fashion terhadap lingkungan.
“Tiap benang pada kaos berasal dari recycled PET yang sudah diolah PT SOKA, diubah menjadi serat, lalu diproses menjadi benang berkualitas tinggi untuk pembuatan kain,” ujar Melisa.
Koleksi kaos dengan sentuhan seni dari Muklay ini akan tersedia secara eksklusif secara selama periode waktu terbatas mulai dari tanggal 12 Desember 2023 di beberapa toko Manzone di Indonesia dan juga di official store Manzone di Lazada secara daring.
"Senang banget berkolaborasi bareng Manzone dan Cleo. Hidup sehat dan sustainable itu nggak hanya dilakukan, tapi harus dibiasakan. Harapannya, kaos recycle ini bisa dipake buat gaya tiap hari sekaligus jadi pengingat buat selalu hidup sehat dan menjaga bumi," ujar Muklay. (fix/nur)
Editor : Nurista Purnamasari