Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Startup Aquatech Asal Indonesia, JALA Tech Raup Pendanaan Rp 249,3 Miliar

Rahmat Adhi Kurniawan • Jumat, 1 Desember 2023 | 02:41 WIB
HASIL BUDIDAYA: Udang menjadi salah satu komoditi ekspor andalan Indonesia.
HASIL BUDIDAYA: Udang menjadi salah satu komoditi ekspor andalan Indonesia.

Cebu - JALA Tech, startup teknologi akuatik asal Indonesia, telah mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar USD 16,13 juta (Rp 249,3 miliar) menurut pengajuan terbarunya ke Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura.

Dikutip Radar Surabaya Bisnis dari Nikkei, Rabu (29/11), putaran terakhir ini didukung oleh investor ventura Indonesia Intudo Ventures dan SMDV, Sustainable Ocean Fund (SOF) milik manajer investasi Prancis, Mirova, dan investor dampak yang berfokus pada perikanan pesisir yang berbasis di AS, The Meloy Fund.
Pengajuan ACRA hanya mencerminkan pendanaan ekuitas yang diterima sejauh ini. Putaran pendanaan keseluruhan bisa lebih besar atau memiliki komponen lain, seperti utang.

Pengajuan tersebut menunjukkan JALA Tech membagikan saham Seri A kepada Intudo Ventures senilai USD 6,37 juta (Rp 98,3 miliar) dan SMDV menyumbangkan USD 4,25 juta (Rp 65,6 miliar) pada putaran tersebut. Perusahaan juga telah menerbitkan waran kepada SOF dan The Meloy Fund, yang telah digunakan oleh investor untuk menerima saham Seri A masing-masing senilai USD 4 juta (Rp 61,7 miliar) dan USD 1,5 juta (Rp 23,15 miliar).

Perusahaan dapat meningkatkan modal tambahan sebagai bagian dari putaran tersebut, menurut pengajuan tanpa menentukan batasan total putaran.

JALA Tech, startup pengelolaan budidaya udang berbasis di Jogjakarta yang didirikan pada tahun 2015, memberikan wawasan berbasis data menggunakan layanan berbasis perangkat keras dan perangkat lunak bagi para petambak udang untuk memitigasi kegagalan panen.

Solusinya mencakup perangkat keras untuk mengukur kualitas air di tambak udang dan platform untuk memvisualisasikan dan mengelola data teknis dan keuangan. JALA juga memiliki pasar yang menghubungkan petambak udang dan perusahaan pengolahan.

Pendukung JALA Tech lainnya termasuk perusahaan modal ventura 500 Global dan Real Tech Japan.

Udang adalah salah satu komoditas ekspor utama Indonesia, dengan total pengiriman lebih dari USD 1,9 miliar dari Januari hingga November 2022, menurut data Kementerian Perikanan.

Pada bulan September, startup akuatik Indonesia DELOS, yang menyediakan solusi teknologi bagi para petambak udang, mengumpulkan USD 5,75 juta dalam pendanaan Seri A yang didukung oleh Monk's Hill Ventures. Awal tahun ini, eFishery menjadi unicorn pertama dari sektor akuakultur setelah mengumpulkan USD 200 juta dalam putaran pendanaan Seri D. (nik/rak)

Editor : Nurista Purnamasari
#raih pendanaan #JALA Tech #indonesia #startup